Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Biar Nggak Dinyinyiri Netizen, Ini yang Dilakukan Natasha Wilona Demi Terlibat Serial 'DIKTA & HUKUM'

Luthfia Miranda Putri   | Selasa, 30 November 2021 11:40 WIB
Biar Nggak Dinyinyiri Netizen, Ini yang Dilakukan Natasha Wilona Demi Terlibat Serial 'DIKTA & HUKUM'
Natasha Wilona main serial DIKTA & HUKUM © KapanLagi.com - Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Natasha Wilona kembali dipercaya memerankan anak SMA dalam serial DIKTA & HUKUM. Mengingat diadaptasi dari novel populer berjudul sama, perubahan signifikan dilakukan oleh aktris berusia 22 tahun tersebut.

Hal pertama yang diubah oleh Wilona supaya terlihat seperti anak 17 tahun adalah rambutnya. Ia nekat memotong rambut panjang sepunggungnya hingga sependek dada.

"Tahu sendiri kan aku suka banget rambut panjang. Kalau yang ngikuti karir aku dari awal pasti tahu aku nggak pernah potong rambut sependek ini. Demi judul ini aku rela potong rambut," aku Wilona ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (29/11/2021).

Tidak hanya memotong rambutnya, Wilona juga menghitamkan mahkotanya tersebut. Hal tersebut dilakukan supaya perannya sebagai Nadhira lebih hidup.

"Aku ngehitamin rambut biar kelihatan kayak anak SMA. Aku juga potong poni yang Korean look gitu," imbuh mantan kekasih Verrel Bramasta ini.

1. Biar Tak Dinyinyiri Netizen

Terkait pemotongan rambutnya, Natasha Wilona mengaku ikhlas tak ikhlas. Namun semua dilakukan supaya bisa memenuhi ekspetasi pembaca novelnya. Juga meminimalisir nyinyiran dari netizen.

"Pas rambutnya dipotong sepuluh senti aku ngerasa bisa jadi rambut lagi nih. Kasihan. Cuma ya udah lah entar juga tumbuh lagi. Nggak sampai nangis sih, cuma ikhlas nggak ikhlas gitu. Apalagi kan cewek kalau udah rawat rambut berasa anak sendiri," tuturnya.

"Tantangan kita bagaimana caranya ekspetasi dan imajinasi mereka, terpenuhi oleh para pemain. Gimana orang pas nonton bisa ngerasain feel-nya. Karena kita real, bukan imajinasi. Karena ekspetasi mereka cukup tinggi buat kita. Ekspetasi orang ada di pundak kita," ujarnya.

Reporter:   Adi Abbas Nugroho