Bibir Jadi Jontor, Barbie Kumalasari Sempat Nyesel dan Takut ke Wajahnya Sendiri

Wulan Noviarina Anggraini | Senin, 18 November 2019 18:38 WIB
Bibir Jadi Jontor, Barbie Kumalasari Sempat Nyesel dan Takut ke Wajahnya Sendiri

Kapanlagi.com - Melihat bibirnya jadi super bengkak usai sulam bibir, Barbie Kumalasari sempat menyesal. Namun ia tak terlalu lama menyesali keputusannya untuk memberikan warna semi-permanen ke bibirnya itu.

"Awalnya nyesel, karena kan lagi banyak acara tv. Kayak tadi juga kan sebelumnya pas kemarin aku udah cancel, 'kayaknya gue enggak jadi dulu deh, gue ngeliat muka gue aja serem' aku bilang gitu kan. 'Emang kenapa ka?' terus aku bikin InstaStory heboh juga kan di medsos. Ya justru nggak apa-apa mereka bilang cuek aja, orang udah tau aslinya kan, namanya perawatan. Yaudah gue ngeberaniin diri hari ini jalan nggak pakai masker," ungkap Barbie ketika ditemui di kawasan Tendean, Senin, (18/11).

1 dari 2 halaman

1. Sempat Diledek

Sempat Diledek © instagram.com/barbiekumalasari
Ketika pertama kali keluar rumah usai sulam bibir, Barbie sempat diledek. Akhirnya ia ke mana-mana memakai masker, termasuk kala makan di resto.

"Kan kemarin aku enggak keluar rumah, pas keluar rumahnya aku pakai masker, pas malam Minggu kan pulang enggak sempet ke bioskop, aku batalin nonton. Minggu pagi belanja aku pakai masker kemarin, ngumpet-ngumpet, makan di restoran duduk di paling pojok, pelayan ngeliat, guenya nutupin, soalnya kayak korban malpraktik, serem," ujarnya.

Barbie pun merasa bibirnya jadi mirip ikan louhan yang berbibir tebal. Tebal bibirnya sempat naik jadi 8 centimeter, dan sekarang sudah turun jadi 5 centimeter.
2 dari 2 halaman

2. Tak Merasa Jadi Korban Malpraktik

Tak Merasa Jadi Korban Malpraktik © instagram.com/barbiekumalasari
Meski bibirnya jadi bengkak dan sempat terasa kebas, namun Barbie tidak merasa bahwa ia adalah korban malpraktik. Ia menganggap ini adalah bagian dari proses sulam bibir, dan kebetulan bibirnya cukup sensitif.

"Enggak sih, aku merasa mungkin bibirku sensitif namanya bibir lembut banget. Apalagi dikasih tinta belum tentu aku cocok, sama tintanya atau mungkin sama anestesinya atau mungkin prosesnya seperti itu. Karena setiap orang enggak bisa diprediksi, yaudah aku jalanin aja, berdoa, mudah-mudahan tiga hari ke depan kempes, soalnya masih banyak acara," harapnya.

Ia pun tak menyesal karena sudah sulam bibir. Terlebih karena dirinya mendapatkan ini secara gratis.

(kpl/rhm/phi)


Reporter:  

Nuzulur Rakhmah

↑