Bulan Madu, Tania Nadira dan Abdullah Alwi Bakal Keliling Eropa Selama 90 Hari

Wulan Noviarina Anggraini | Jum'at, 09 Agustus 2019 21:38 WIB
Bulan Madu, Tania Nadira dan Abdullah Alwi Bakal Keliling Eropa Selama 90 Hari

Kapanlagi.com - Setelah menggelar pesta pernikahan besar-besaran yang dikabarkan menghabiskan dana miliaran, Tania Nadira dan Abdullah Alwi akan menikmati bulan madu yang tak kalah mewahnya. Pasangan pengantin baru ini akan terbang ke Eropa bulan September nanti.

Benua Biru sebenarnya bukan destinasi impian Tania untuk bulan madu. Namun karena kepalang janji kepada anak-anaknya untuk liburan, akhirnya ia dan Abdullah memutuskan keliling Eropa. Namun mereka tak langsung berangkat setelah menikah karena ada beberapa alasan.

"Karena masih ada banyak kerjaan di Jakarta. Masih ada beberapa kerjaan, suami aku juga masih agak ribet. Jadi belom sempet. Kita nanti rencananya September sih," ujar Tania ketika ditemui di kawasan Tendean, Jumat (9/8).

1 dari 3 halaman

1. Keliling 90 Hari

Keliling 90 Hari © KapanLagi.com/Budy Santoso
Nantinya, Tania dan Abdullah akan keliling ke berbagai negara di Eropa selama kurang lebih 90 hari. Pada dua minggu pertama, mereka keliling ramai-ramai dengan keluarga. Kedua anak Tania dari pernikahannya dengan Tommy Kurniawan pun akan ikut serta. Namun setelah dua minggu, mereka akan ikut keluarga Tania pulang ke Indonesia.

"Ada keluarga di sana. Ada temen-temennya mamah. Jadi kaya 2 minggu pertama sama mamah, sama keluarga. Selebihnya aku berdua sama dia," terang ibu dua anak ini.

2 dari 3 halaman

2. Sudah Siap Sejak Jauh Hari

Bulan madu keliling Eropa ini pun sudah direncanakan sejak jauh hari oleh Tania dan keluarga. Ia ingin sekalian jalan, dan bulan yang pas adalah September.

"Aku memang udah prepare banget sih. Karena mikirnya, udah deh, sekalian aja nggak mau nanggung maksudnya. Ngebloknya enak. Abis ini kerja lagi," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

3. Bawa Makanan Indonesia

Bawa Makanan Indonesia © instagram.com/sheinphotos
Saat ini Tania sudah mulai mempersiapkan perbekalan untuk terbang ke Eropa. Khususnya soal makanan, yang akan disantap selama perjalanan ke sana.

"Udah kelar bayangan di sana, karena makanan nggak begitu cocok banget kan. Terus bawa anak-anak, kan lebih susah. Jadi harus bawa makanan yang mereka familiar. Kalo nggak gitu, repot," terangnya.

(kpl/far/phi)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑