Cara Zara JKT48 Bagi Waktu Antara Nyanyi, Syuting dan Pendidikan

Guntur Merdekawan | 09 Januari 2018, 08:15 WIB
Cara Zara JKT48 Bagi Waktu Antara Nyanyi, Syuting dan Pendidikan

Kapanlagi.com - Satu lagi member dari idol group JKT48 yang terjun ke dunia perfilman. Nama yang terbaru adalah Adhisty Zara atau Zara JKT48 yang bakal bermain di film KELUARGA CEMARA karya sutradara Yandy Laurens.  Pada film ini, Zara bakal berperan sebagai Euis, yang merupakan salah satu pemeran utama di serialnya dulu.

Bahkan selain di KELUARGA CEMARA, Zara juga terlibat di film DYLAN, meski hanya sebagai peran pendukung. Nah, kalau disuruh milih antara akting dan nyanyi, gadis berusia 14 tahun ini kira-kira pilih mana ya?

"Kalau itu (akting dan nyanyi) sih dua duanya. Kalau nyanyi itu aku memang suka dari kecil dan diajarin juga. Kalau akting itu sih kita harus melatih sendiri," jawabnya bijak ketika ditemui usai preskon film Keluarga Cemara di Kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (4/1).

Zara tak kesulitan bagi waktu antara akting, nyanyi dan pendidikan / Credit: KapanLagi - Djoko PoerwantoZara tak kesulitan bagi waktu antara akting, nyanyi dan pendidikan / Credit: KapanLagi - Djoko Poerwanto

Membagi waktu untuk nyanyi dan akting pastinya bukan hal yang mudah, mengingat JKT48 saat ini juga masih aktif. Meskipun begitu, Zara ternyata sudah memikirkan jadwalnya matan-matang, agar tak saling bentrok satu sama lain.

"Jadi kan syuting kurang lebih sebulan lebih lah ya. Mungkin akan diatur juga sama manajemen, karena aku di sini masih punya banyak kewajiban juga. Jadi untuk syuting mungkin di sela syuting aku ikut sama JKT48 mungkin ada promo gitu," sambung adik dari Kyla JKT48 itu.

Belum lagi, Zara harus bisa membagi fokusnya untuk pendidikan. Beruntung si cantik ini menjalani home schooling, yang tentunya membuat waktu belajar jadi lebih fleksibel alias bisa disesuaikan dengan jadwal Zara yang sangat padat.

"Aku home schooling, jadi lebih bisa atur waktu sih. Kelebihannya kan kalau sekolah biasa masuknya setiap hari dan pekerjaan rumahnya lebih berat. Kalau home schooling tuh lebih dibantu untuk waktunya," pungkas Zara.

(kpl/pur/gtr)

Reporter:  

Mathias Purwanto.