Cerai Dari Suami, Ratna Listy Masih Merasa Kesepian

Risang Sudrajad | 24 November 2015, 06:55 WIB
Cerai Dari Suami, Ratna Listy Masih Merasa Kesepian

Kapanlagi.com - Rumah tangga yang dibangun Ratna Listy bersama mantan suaminya, Swastiarso Herry Putranto sejak 2002 harus kandas di tahun 2015 ini. Wajar saja bila penyanyi dan juga pemain sinetron ini masih kerap merasakan kesepian.

Tak mau tenggelam dalam rasa sedih, Ratna Listy pun mencurahkannya lewat sebuah cara positif. Yap, aktris 42 tahun itu membuka sebuah restoran untuk mengisi kesibukannya.

"Sekarang udah 8 bulan sendiri. Ada sih rasa-rasa itu (kesepian). Tapi aku alihkan ke hal-hal positif. Aku bikin tulisan. Cari kesibukan buka restoran. Jadi lupa nggak kesepian lagi," ujar Ratna Listy saat ditemui di peluncuran Food Enak di Plaza Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (19/11).

Ratna Listy belum bisa membuka hati lagi © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoRatna Listy belum bisa membuka hati lagi © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Ada beberapa alasan mengapa Ratna Listy masih enggan untuk membuka hati kembali. Salah satunya adalah perasaan sang buah hati. "Sampai anakku merelakan aku membuka hati. Salah satu alasan aku belum buka diri karena aku ingin jaga perasaan anak-anakku. Pesan dari anakku, mami jangan nikah lagi yah. Sampai mereka mengizinkan," sambung Ratna Listy.

"Aku sendiri juga perlu meyakinkan diri harus bersih dari trauma. Masih trauma, aku mau hubungan yang aku nggak mau kecewa. Nanti nggak seperti aku harapkan. Aku sendiri merasa belum waktunya. Aku bilang ke diriku jangan jatuh cinta dulu minimal 2 tahun. Siapa tau setelah itu ada yang bikin jatuh cinta," tuturnya.

Lalu, cowok seperti apa sih yang sebenarnya menjadi kriteria Ratna Listy saat ini? Tak muluk-muluk, aktris asal Madiun itu ternyata mencari sosok yang bertanggung jawab dan menyayangi anak-anaknya.

"Laki-laki sejati yang penyayang. Bertanggung jawab, dia melindungi. Membahagiakan, penyayang. Bisa support aku dan anak-anak. Yang pertama sayang anak-anak," pungkas Ratna Listy.

(kpl/hen/abl)

Editor:   Risang Sudrajad