Cerita Ririn Ekawati Rambah Bisnis Minuman Boba, Awalnya Dari Hal Ini

Sanjaya Ferryanto   | Selasa, 03 Maret 2020 20:01 WIB
Cerita Ririn Ekawati Rambah Bisnis Minuman Boba, Awalnya Dari Hal Ini

Kapanlagi.com - Artis Ririn Ekawati sadar betul kalau dunia artis yang digelutinya selama ini bisa saja meredup dengan hadirnya bintang baru yang juga cantik dan fresh. Seperti artis-artis yang sudah terlebih dahulu terjun, perempuan kelahiran 11 November 1981 itu kini terjun ke dunia bisnis.

Kakak kandung pesinetron Rini Yulianti ini memilih berbisnis minuman kekinian. Keputusan untuk memulai bisnis tersebut tak lepas dari hasil survey yang dilakukannya terhadap minat masyarakat khususnya anak muda yang kini menggemari minuman seperti boba dan kopi.

 

1 dari 2 halaman

1. Prospek

Prospek Kapanlagi/Sahal Fadhli
"Street Boba Store ini adalah kerjasama lanjutan dengan Jovi Adhiguna sebagai owner. Dengan adanya Jovi, kami sering berdiskusi untuk menciptakan ide baru dan melakukan kolaborasi sehingga memunculkan menu baru sesuai dengan konsep Street Boba," ucapnya saat dijumpai di peresmian Street Boba di kawasan Grand Galaxy, Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.

"Kenapa akhirnya aku berbisnis kuliner? Karena semua orang cari minuman boba, kopi, dan aku sendiri sama anak suka mencari tempat nongkrong yang konsepnya begitu saja, murah meriah tapi menikmati suasana. Di sisi lain prospek dan peluang bisnis minuman boba sangat menjanjikan," kata Ririn menambahkan.

2 dari 2 halaman

2. Nyaman

Konsep tempatnya pun dibuat senyaman mungkin untuk para pelanggannya. Di sana, banyak spot yang bisa digunakan pelanggannya untuk berfoto dan sekedar tempat bersantai yang nyaman.

"Konsep store yang berbeda dan kekinian. Tapi, untuk gerai yang lain nanti semua sama seperti yang di Ampera, warnanya biru kuning. Kalau ini memang konsepnya kami bedakan supaya bisa lebih Instagramable sesuai keinginan aku. Biar beda saja, supaya orang nggak cuma beli online, tapi juga datang ke sini menikmati suasana. Lokasinya kan memang di pinggir jalan," pungkas Ririn.

(kpl/pur/frs)

Reporter:  

Mathias Purwanto.