Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Curhat pada Nana, Penonton 'BUKU HARIAN SEORANG ISTRI' Ceritakan Kisah Cinta yang Terhalang Perbedaan Adat dan Agama

Editor KapanLagi.com   | Kamis, 11 November 2021 15:16 WIB
Curhat pada Nana, Penonton 'BUKU HARIAN SEORANG ISTRI' Ceritakan Kisah Cinta yang Terhalang Perbedaan Adat dan Agama
BUKU HARIAN SEORANG ISTRI (Credit: Instagram.com/bukuharianseorangistri.sctv)

Kapanlagi.com - Sinetron BUKU HARIAN SEORANG ISTRI telah berhasil menempati hati penonton SCTV. Betapa tidak, selain kerap raih rating tinggi, sinetron ini juga berumur panjang. Ya, BUKU HARIAN SEORANG ISTRI setidaknya sudah tembus 300 episode.

Tak heran juga banyak pemirsa yang ikutan baper. Kini, para pecinta BUKU HARIAN SEORANG ISTRI bisa menuangkan curhatannya. Buat yang baper sama lika-liku cinta Nana dan Dewa juga bisa banget ikut curhat.

Salah satu curhatan pemirsa yang menarik baru-baru ini datang dari Misfa Fierna (@Vb.its_misfafa2308) yang menceritakan tentang cintanya yang tak kesampaian untuk saling memiliki karena terpisah oleh adat dan agama.

"Dia cintaku denganmu dihalangi sapasukuan yang tidak dapat dilalui karna itu larangan di adat Minangkabau dan agama ... Cinta kita seperti tidak mengizinkan untuk bersama...," ungkapnya. Misfa mengaku begitu mencintai sesosok lelaki yang ia idamkan ini, namun takdir berkata lain bahwa ia tak mungkin dapat bersatu dengannya.

1. Kehadiran Perempuan Lain dan Memilih Mundur

Gambar

Seolah ingin mencurahkan segala isi hatinya kepada pujaan hatinya, Misfah menulis curhatan ini dengan tulus.

"Dear cintaku, Dari Pertama aku mengenalmu yang tanpa sengaja diciptakan oleh waktu. Dan di pertemuan itu aku merasa dirimu laksana embun yang memberikan kesejukan. Namun, kau hanya seorang teman yang dititipkan untukku...Walau terkadang jalannya yang kuasa tidak seperti yang kita inginkan seperti kehaluan untuk memilikimu."

Misfah mengaku hal yang menghalangi cintanya bersatu sebab larangan yang berlaku di adat dan agama keduanya.

"Maka diciptakannya aku, kamu dan Dia cintaku denganmu dihalangi sapasukuan yang tidak dapat dilalui karna itu larangan di adat Minangkabau dan agama ... Cinta kita seperti tidak mengizinkan untuk bersama..."

Misfah pada akhirnya memilih untuk menjauh. Hal ini ia lakukan lantaran pujaan hatinya ia ketahui telah menyukai sosok perempuan lain.

"Mungkin hanya ini jalan terbaiku untuk menjauh, maafkan aku yang mengalah untuk mundur. Karena ada perempuan lain yang kau sukai saat ini atas permintaan dariku untukmu berbahagialah bersamanya."

Curhatan ini menarik, mengingat Misfah adalah representasi dari kisah cinta yang tak memandang perbedaan. Siapa pun bisa jatuh cinta kepada siapa saja. Tak ada yang pernah bisa mengatur hati untuk menaruh rasa cintanya kepada seseorang. Semua terjadi tanpa alasan. Untuk Misfah, tetaplah menjadi perempuan yang berbesar hati melepaskan seseorang, kebahagiaan tak hanya ada di satu tempat, masih ada sosok lain yang akan menerimamu dan berbagi kasih sayang bersama. Yang terpenting, cintailah dirimu sendiri terlebih dahulu.

Mungkin, jika KLovers punya pengalaman dan perasaan yang sama dengan pemirsa Misfah, berikan pendapat dan solusimu untuk kisah perempuan hebat ini di kolom komentar ya!

Selain curhatan di atas, ada banyak curhatan pemirsa yang bakal tayang di KapanLagi.com. Pantengin terus ya! Tak hanya itu, problem dan drama yang tak kalah seru juga hadir di sinetron BUKU HARIAN SEORANG ISTRI. KLovers wajib banget tonton sinetron tersebut setiap hari pukul 21.30 WIB di SCTV!

Editor:   Editor KapanLagi.com