Curhatan Panjang Sandiaga Uno Tanggapi Kemenangan Jokowi - Ma'ruf

Guntur Merdekawan | Senin, 01 Juli 2019 19:35 WIB
Curhatan Panjang Sandiaga Uno Tanggapi Kemenangan Jokowi - Ma'ruf

Kapanlagi.com - Drama panjang Pemilihan Umum 2019 akhirnya berakhir sudah. Setelah melewati berbagai proses sidang, demo dan sejenisnya, akhirnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi menetapkan pasangan nomor 1, Jokowi dan Ma'ruf Amin sebagai pemenang. Penetapan ini dilangsungkan dalam rapat pleno terbuka KPU, Minggu (30/6) kemarin.

Sandiaga Uno selaku calon Wakil Presiden nomor 2 menerima hasil Pemilu dengan legowo. Meski tak terlihat hadir pada sidang pleno KPU, namun eks wakil Gubernur DKI Jakarta ini memberikan ucapan selamat kepada Jokowi dan Ma'ruf Amin melalui postingan Instagram pribadinya.

"Menanggapi Hasil Putusan Mahkamah Konstitusi dan Penetapan KPU. Dalam setiap Pemilihan Umum pasti ada yang dipilih, ada yang belum terpilih. Kami memahami bahwa yang belum terpilih, atau yang tidak dinyatakan sebagai pemenang tentu ada rasa kecewa. Saya ingin mengajak seluruh pendukung paslon 02 dan mengajak seluruh rakyat Indonesia memaknai kekecewaan itu sebagai wujud kesungguhan dalam mencintai negara dan bangsa kita. Karena kita sungguh-sungguh ingin berperan dalam membangun dan memajukan bangsa, maka wajar saja kalau kita kecewa," tulis Sandi pada caption video postingannya.

 

1 dari 3 halaman

1. Perjuangan Belum Berakhir

Meski kalah, perjuangan Sandi tak akan berhenti sampai di sini saja. Sebagai warga negara yang baik, Ia merasa punya tanggung jawab untuk turut berpartisipasi dalam memajukan Indonesia.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on Jun 30, 2019 at 7:50am PDT

"Oleh sebab itu, marilah kita jaga energi positif dan niat luhur itu. Perjuangan kita tidak berhenti sampai di sini. Perjuangan memajukan bangsa dan negara, tidak harus selalu dilakukan dari dalam struktur pemerintahan. Ikhtiar untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan, mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia dapat dilakukan dengan banyak cara," sambungnya.

2 dari 3 halaman

2. Kecewa

Sandiaga Uno © KapanLagi/Akrom Sukarya
Sandi paham betul jika banyak pendukungnya yang merasa kecewa atas hasil ini. Karenanya, pria yang juga berprofesi sebagai pengusaha tajir itu menghimbau agar seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali bersatu demi keutuhan Indonesia seusai periode Pemilu ini.

"Setelah keputusan ini, saya harap seluruh komponen bangsa harus kembali bersatu, bekerja sama bahu membahu untuk memajukan bangsa ini. Perbedaan pilihan politik tidak harus membuat kita bermusuhan. Kekecewaan pada diri kita oleh sebab apapun tidak harus membuat kita berhenti berjuang bagi kepentingan bangsa dan negara," pungkas pria berusia setengah abad itu.

 

3 dari 3 halaman

3. Hasil Perolehan Suara

Berdasarkan penghitungan suara yang dikumpulkan di 34 provinsi, Jokowi - Ma'ruf mendapatkan 55,50 persen atau 85.607.362 suara. Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 44,50% atau 68.650.239 suara. Berangkat dari hitungan itu, KPU secara resmi menetapkan Jokowi-Ma'ruf sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024.

Perlu diketahui jika sebelumnya Prabowo dan Sandi sempat mengajukan gugatan dugaan kecurangan Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sederet sidang pun digelar, di mana tim hukum pasangan nomor 2 menghadirkan sederet saksi dan juga alat bukti. Sayangnya, MK menolak permohonan sengketa Pilpres 2019 karena tidak adanya bukti yang valid.

(kpl/gtr)


Editor:  

Guntur Merdekawan

↑