Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Daniel Rigan Suami Bella Shofie Bagikan 40 Ton Beras Untuk Warga di Kabupaten Buru

Guntur Merdekawan   | Senin, 15 November 2021 23:35 WIB
Daniel Rigan Suami Bella Shofie Bagikan 40 Ton Beras Untuk Warga di Kabupaten Buru
Daniel Rigan suami Bella Shofie dilantik jadi Ketua DPD Nasdem Kabupaten Buru / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Bella Shofie dan suaminya, Muhammad Daniel Rigan selama ini dikenal sebagai pasangan yang berjiwa sosial tinggi. Mereka kerap memberikan bantuan kepada siapapun yang membutuhkan, terutama di masa-masa berat pandemi seperti sekarang.

Daniel Rigan sendiri belum lama ini kembali membagikan bantuan berupa 40 ton beras kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Buru. Hal itu dilakukannya sebagai bentuk 'syukuran' usai dirinya dilantik sebagai Ketua DPD Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Buru periode 2021-2024.

Seperti diketahui, Daniel Rigan merupakan putra asli kelahiran Desa Jikumerasa, Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru. Karenanya, Ia memang punya misi untuk membantu kemakmuran dari tanah kampung dan tanah tempat lahirnya tersebut.

"Beta ini walaupun Mata sipit dan kulit putih, tapi tidak terlepas dari Marga Umasugi turun temurun leluhur nenek moyang saya terdahulu. Jadi bantuan ini merupakan kepedulian dan kasih sayang kepada Beta pung saudara-saudara di Kabupaten ini, selaku anak asli Pulau Buru," ungkap Daniel Rigan kepada awak media belum lama ini.

1. Dapat Sambutan Positif Dari Ketua DPW Nasdem Maluku

Gambar

Pelantikan Daniel Rigan juga mendapatkan sambutan positif dari Ketua DPW Nasdem Maluku, Hamdani Laturua. Harapannya, Kabupaten Buru bisa jadi lebih maju dan makmur ke depannya nanti dengan adanya struktur baru ini.

"Mari katong samua tetapkan hati, sucikan diri, rapatkan barisan demi membanguan Kabupaten Buru yang tercinta. Saya berharap dengan adanya pelantikan DPD, DPC Nasdem Kabupaten Buru hari ini, ke depan menjadi motor penggerak untuk membangun kabupaten Buru ke depan," seru Laturua.

Editor:   Guntur Merdekawan