Dapat Teguran, Raffi Ahmad Datangi Kantor MUI

Kistin Septiyani | Kamis, 30 Mei 2019 20:01 WIB
Dapat Teguran, Raffi Ahmad Datangi Kantor MUI

Kapanlagi.com - Raffi Ahmad mendatangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (30/5/2019). Kedatangannya kali ini berkaitan dengan teguran MUI pada program televisi yang dibintanginya. Raffi mengungkapkan bahwa kedatanganya adalah untuk meminta maaf.

"Ya saya datang ke sini (MUI) untuk meminta maaf sebesar-besarnya karena kesalahan yang terjadi," ujar Raffi.

Sebelumnya, acara TV Pesbukers spesial Ramadan mendapatkan teguran dari MUI. Teguran tersebut dilayangkan karena adegan Raffi Ahmad dan Zaskia Gotik dalam salah satu scene acara tersebut dinilai tak pantas. MUI bahkan sempat meminta agar acara ini berhenti ditayangkan.

1 dari 2 halaman

1. Pilih-pilih Naskah

Pilih-pilih Naskah Raffi Ahmad ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Teguran yang datang dari MUI ini diakui Raffi membuatnya jadi lebih pilih-pilih naskah untuk program TV. Raffi menyatakan bahwa hal ini hendaknya menjadi sebuah pelajaran berharga tak hanya bagi dirinya tetapi juga para rekan satu bidangnya. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada yang benar-benar dengan sengaja mau menyimpang dari aturan yang ada.

"Ya pastilah pasti, setiap teguran ini ada hikmahnya lah. Mungkin bukan untuk saya aja sih, untuk semua temen-temen. Apalagi untuk aktor atau aktris yaa, karena kan garda paling depan. Nggak ada sih pasti di antara kita yang sengaja mau nyeleneh, ini kan hanya kekhilafan semata," imbuh Raffi.

2 dari 2 halaman

2. Meminta Maaf

Meminta Maaf Raffi Ahmad ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya
Raffi Ahmad juga mengungkapkan permohonan maafnya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya beserta pihak Pesbukers akan terus berbenah diri dan menjadi lebih baik lagi. Pihaknya juga akan melakukan dialog dengan MUI terkait dengan program ramadan.

"Tadi juga untuk tim produksi dan artis, ada dialog sama Majelis Ulama Indonesia untuk ke depannya dalam program ramadan, tiga bulan atau empat bulan sebelum mulai ada dialog bersama. Bisa satu arah," ujar Raffi.

(kpl/far/TIN)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑