Dari Awal Yana Julio Yakin Itu Bukan Noordin

Yunita Rachmawati | 12 Agustus 2009, 12:26 WIB
Dari Awal Yana Julio Yakin Itu Bukan Noordin

Kapanlagi.com - Drama penangkapan jaringan teroris Noordin M Top pada akhir pekan lalu di Temanggung, Jawa Tengah, mengundang perhatian banyak orang, tak terkecuali Yana Julio. Namun ia punya pendapat sendiri. Menurut versi Yana, dari awal ia tidak yakin jika yang ditangkap adalah benar-benar penjahat asal Malaysia tersebut.

"Saya sih berharap yang ketangkap itu Noordin, tapi kecil sih harapannya. Kalau berharap kan boleh, tapi banyak faktor yang janggal. Pertama, dia teriak, yang kedua rumah itu sudah digerebek. Nggak mungkin, dia profesional sekali," tutur Yana.

Dikatakan pelantun Selamanya Cinta ini, otak Noordin sudah sangat canggih. Apalagi Noordin adalah pengontak jaringan Al-Qaida untuk kawasan Asia Tenggara. "Nggak mungkin rumahnya cuma satu dan gampang dipantau. Kalau saya jadi dia, saya akan ngumpet di tempat keramaian dan sosialisasi," ujarnya.

"Di Malaysia sendiri dia public enemies number one. Makanya dia lari ke Indonesia karena mungkin dilihatnya lebih gampang. Menurut saya dia mungkin lebih fokus di sini," sambung Yana kala dijumpai di Oasis Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

Di samping itu, lanjut Yana, jika dihubungkan dengan alasan jihad para teroris, ada kemungkinan ketergantungan Indonesia ke Amerika yang lebih besar dari Malaysia jadi pokok utamanya. Pun begitu, ia tidak membenarkan jihad dengan cara tersebut.

"Yang saya pelajari soal jihad, mereka itu menyalahartikan Al-Quran, At-Taubah, atau Al-Anfal yang menyebutkan darah orang kafir itu halal. Tapi tidak seperti itu. Menurut saya, jihad fisabililah tidak seperti itu, malah mengorbankan orang kalau bisa sedikit mungkin. Rasul saja sewaktu di Madinah melarang untuk membunuh orang kafir yang sudah kalah," jelas Yana.    (kpl/buj/boo)

Editor:   Yunita Rachmawati