Datangi Mabes Polri, Minati Atmanegara Bawa Surat Dari HAKI

Girindra Permana Cahya | 21 September 2015, 17:30 WIB
Datangi Mabes Polri, Minati Atmanegara Bawa Surat Dari HAKI

Kapanlagi.com - Artis senior Minati Atmanegara baru saja mendatangi Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/9) pagi. Bersama kuasanya hukumnya, Razman Arif Nasution, Minati melaporkan Roy Tobing atas tindakan pencemaran nama baik. Menurut Razman, sejak bulan November 2014 lalu, Roy sudah menuduh kliennya.

Baik Roy dan Minati sama-sama mengeluarkan gerakan senam body language. Namun, Roy melaporkan saudara dari Chintami Atmanegara ini atas tuduhan menjiplak gerakannya yang diklaim sebagai ciptaannya tersebut.

"Kami baru saja melaporkan saudara Roy Tobing. Di mana Roy telah patut diduga melakukan unsur fitnah dan pencemaran nama baik terhadap klien kami," kata Razman, usai pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).

Menurut Razman, gerakan senam body language yang dimiliki oleh Minati Atmanegara itu sangatlah berbeda dengan gerakan senam yang diciptakan Roy Tobing. Razman mengatakan bahwa apa yang dipermasalahkan Roy Tobing sudah mendapat pernyataan dari Direktorat Jenderal Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

Minati bersama kuasa hukumnya melaporkan Roy Tobing atas tuduhan pencemaran nama baik © KapanLagi.com®/Fikri Alfi RosyadiMinati bersama kuasa hukumnya melaporkan Roy Tobing atas tuduhan pencemaran nama baik © KapanLagi.com®/Fikri Alfi Rosyadi

"Roy Tobing sejak November telah laporkan ibu Minati dalam hal dugaan plagiator atau meniru atau memalsukan gerakan senam. Menurut saudara Roy, (gerakannya) telah ditiru. Padahal HAKI telah membuat surat apa yang disebut Roy Tobing yaitu dalam hal gerak senam atau body language dengan body performance sama sekali berbeda," katanya.

Sementara itu, Minati Atmanegara mengaku sudah mendapatkan surat dari Ditjen HAKI lebih dari setahun lalu. Berdasarkan surat tersebut, Minati meyakini gerakan senamnya berbeda dengan yang di klaim oleh lawannya di ranah hukum tersebut.

"Surat itu dikirimkan kepada saya karena saya menanyakan kembali. Saya dapat surat itu 2 Februari 2014. Di situ dijelaskan senam saya berbeda dengan senam Roy," tandas Minati. 

Masalah itu bermula pada Juni 2013 saat ia melaporkan tiga mantan pegawai yang membuka sanggar senam baru setelah resign dari sanggar miliknya.  Setelah mencabut berkas laporan  mantan anak buahnya, ibunda dari Cantika ini mendapatkan tuntutan dari Roy Tobing yang juga merupakan seorang koreografer.

Roy melaporkannya pada November 2014 yang lalu. Akhirnya, pada bulan Agustus 2015, ia ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran hak cipta gerakan senam milik Roy Tobing.

(kpl/far/otx)

Reporter:   Fikri Alfi Rosyadi