David NOAH Tak Hadir, Mediasi Kasus Penggelapan Dana Rp 1,1 Miliar Belum Berhasil

Senin, 30 Agustus 2021 18:15 WIB
David NOAH Tak Hadir, Mediasi Kasus Penggelapan Dana Rp 1,1 Miliar Belum Berhasil
David NOAH © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Keyboardist band NOAH, David Kurnia Albert Dorfel tak bisa hadir dalam agenda mediasi yang difasilitasi Polda Metro Jaya untuk menyelesaikan perkara kasus dugaan penggelapan dana Rp 1,1 miliar yang menjeratnya. Dalam agenda mediasi yang berlangsung di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (30/8), David NOAH hanya diwakili tim kuasa hukumnya.

Sementara Lina Yunita selaku pelapor hadir ditemani kuasa hukumnya, Devi Waluyo. Meski David NOAH hanya diwakili kuasa hukumnya, mediasi tersebut tetap berjalan sesuai rencana.

"Ya alhamdulillah hari ini sudah terjadi pertemuan dengan lawyer dari terlapor, untuk prinsipielnya sendiri tidak hadir, katanya lagi flu. Jadi, ya sudah. Kita sudah berbicara mengenai penyelesaian," kata Devi Waluyo.

Sayangnya ketidakhadiran David pada mediasi, berakibat pada belum adanya kata sepakat. "Masih belum ketemu angka yang disepakati. Ya pokoknya ada angka yang belum ketemu, belum match, dari pihak kami juga ada pertimbangan dari pihak sana," tambahnya.

1. Diharapkan Adanya Perdamaian

Lebih lanjut, Devi Waluyo mengatakan bahwa Polda Metro Jaya masih memberikan waktu kepada kliennya, "Dikasih waktu sampai Jumat (3/8). Dari kita menunggu sifatnya ya. Entah nanti bertemu atau komunikasi lewat telepon. Mudah-mudahan Jumat itu bisa selesai, bisa terjadi perdamaian."

Seperti diketahui, kasus yang menimpa David berawal saat David dan kedua temannya meminta bantuan kepada Lina Yunita. Mereka meminta dana untuk proyek pembangunan kapal di perusahaannya, PT A pada 2019 senilai Rp 1,150 miliar.

David dan kedua temannya menjanjikan untuk mengembalikan uang sekitar 3 hingga 6 bulan. Namun hingga batas waktu yang disepakati, David dan kedua temannya belum juga mengembalikan uang tersebut.

Alhasil David dan dua temannya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan terhadap David teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3761/VII/2021/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 5 Agustus 2021. David dan temannya dilaporkan dengan Pasal 372 KUHP dan 378 KUHP.