Deddy Corbuzier Resmi Jadi Anggota NU, Sampaikan Keresahannya Satu Ini

Rezka Aulia | Kamis, 01 Agustus 2019 12:18 WIB
Deddy Corbuzier Resmi Jadi Anggota NU, Sampaikan Keresahannya Satu Ini

Kapanlagi.com - Setelah memutuskan menjadi mualaf, kini Deddy Corbuzier dikabarkan resmi menjadi anggota Nadhlatul Ulama alias NU. Bahkan keanggotaannya ini disahkan langsung oleh ketua NU, Said Aqil Siradj, dalam acara istigasah di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2019).

"Gus Deddy hari ini resmi diterima menjadi anggota Nahdlatul Ulama," kata Said Aqil. Selain Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, acara tersebut juga dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah).

"Dulu yang hadir istigasah yang tua-tua, sekarang penuh dengan pemuda. Ini enggak tahu gara-gara Gus Miftah atau Gus di sebelahnya ini," kata Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU Bukhori Muslim, di Jakarta, Rabu.

 

1 dari 2 halaman

1. Keresahan Deddy Corbuzier

Keresahan Deddy Corbuzier © KapanLagi.com/Adrian Utama Putra
Gus Miftah tiba didampingi Deddy Corbuzier sekitar pukul 21.03 WIB dengan pengawalan ketat dari Banser NU. Deddy Corbuzier mengucapkan terima kasihnya telah disambut dengan meriah sebagai bagian anggota NU.

Ia menyatakan pula sangat bangga sudah menjadi mualaf, namun kadang Deddy Corbuzier merasa takut dengan warganet.

"Pernah sekali saya ditanya bagaimana anak saya (Azka) setelah saya masuk Islam, saya takut karena katanya kalau anak saya tidak masuk Islam yang dosa ayahnya," ujar Deddy.

Deddy menyampaikan keresahannya itu, di depan ribuan orang yang datang ke sana, disaksikan pula oleh Said Aqil Siradj. "Kalau kamu ingin membawa orang menikmati keindahan Islam. Jangan buat mereka takut," ujar Deddy.

2 dari 2 halaman

2. Tanamkan Toleransi

Said Aqil Siradj mengatakan ada dua prinsip dalam Nahdlatul Ulama yaitu moderat dan toleran. Keduanya tidak terwujud, menurut dia lagi, kalau tidak didasari intelektual berbasis akhlak. "Toleransi tidak terwujud tanpa intelektual yang berakhlakul karimah atau akhlak mulia," ujar Said

Said Aqil mengutip ayat dalam Al-Quran yang mengatakan jangan kamu mencaci maki orang yang tidak menyembah Allah, nanti mereka mencaci maki Allah.

"Demikian Allah telah memberikan kepada masing-masing umat dan bangsa, kebiasaannya budayanya untuk saling menghormati," ujar Said Aqil.

 

Sumber: Antara via Liputan6

(kpl/lip/rna)


Editor:  

Rezka Aulia

↑