Desainer Vivi Zubaedi Ingin Populerkan Purun

Rezka Aulia | Selasa, 19 November 2019 07:26 WIB
Desainer Vivi Zubaedi Ingin Populerkan Purun

Kapanlagi.com - Desainer busana muslim khusus abaya, Vivi Zubaedi melakukan gebrakan baru untuk memajukan ekonomi kreatif lokal. Dengan menggandeng pengrajin di kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka Banjarbaru, mereka mampu menciptakan aksesori yang terdiri dari tas dan topi berbahan dasar purun (Lepironia articulata), tanaman sejenis rumput yang banyak ditemukan di rawa-rawa atau tanah payau.

Dengan memprakarsai The Purun Label, dia membeli kerajinan purun dari tangan pengrajin, kemudian memodifikasinya. Hasilnya, tercipta landasan conscious fashion yang tidak hanya tampak stylish tapi juga memberdayakan manusia serta peduli keberlanjutan lingkungan.

1 dari 2 halaman

1. Jadi Tren di Luar Negeri

Jadi Tren di Luar Negeri © KapanLagi.com/Sahal Fadhli
Lalu, Vivi membawa kreasinya tersebut dalam pertunjukan fesyen di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2019 yang dihelat di JCC, Senayan, Jakarta Pusat dengan konsep The Purun.

"Purun di luar sudah menjadi tren, tetapi di Indonesia belum. Maka saya akan jadikan purun tren di Indonesia dan saya juga membawa pengrajin dari Banjarbaru," ucap Vivi setelah tampil mempertunjukan karya-karyanya, belum lama ini.

2 dari 2 halaman

2. Ingin Buka Jalan

Saat pertunjukan fasyen, Vivi menunjukan dua hingga tiga tas purun lewat para model dengan melenggak lenggok di atas catwalk. Tentunua, Vivi juga berharap agar kerajinan purun bisa dikenal hingga di Jakarta, hingga akhirnya dunia.

“Tak hanya sampai di sini, saat ini saya sedang mencoba membuka jalan perdagangan internasional. Sudah ada beberapa buyers mancanegara yang berminat untuk memasarkan purun di negaranya. Mohon dukungan dan doa seluruh pihak, karena keberhasilan produk ini adalah keberhasilan UMKM, ekonomi kreatif, dan keberhasilan bangsa Indonesia juga," tutup Vivi.

 

(kpl/aal/rna)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑