Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Deva Mahenra Pernah Punya Cita-Cita Jadi Menteri, Alasannya Kocak

Tantri Dwi Rahmawati   | Senin, 16 Agustus 2021 20:36 WIB
Deva Mahenra Pernah Punya Cita-Cita Jadi Menteri, Alasannya Kocak
Deva Mahendra © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Artis Deva Mahenra rupanya memiliki cita-cita semasa kecil, yakni menjadi seorang menteri. Alasan lelaki kelahiran 19 April 1990 itu menjadi menteri sangat lucu. apa itu?

"Tujuannya supaya bisa naik pesawat tempur. Karena dari kecil ingin banget naik pesawat tempur dan saya pikir ketika itu kalau jadi menteri cita-cita itu bisa kesampaian," ucap Deva Mahenra saat Grand Launching film Serigala Langit secara virtual, Minggu, (15/8).

Meski bukan di dunia nyata, pria kelahiran Ujung Pandang ini bersyukur bisa mewujudkan cita-citanya semasa kecil. Hal itu karena terlibat dalam film SERIGALA LANGIT.

"Cita-cita saya jadi menteri saya cancel karena mimpi saya sudah kesampaian. Tapi pas bermain saya enggak berani melanjutkan mimpi saya menjadi penerbang pesawat tempur melihat lawan main saya penerbang-penerbang dari TNI AU yang hebat-hebat banget," katanya.

1. Berperan Sebagai Pilot

Gambar

Dalam film tersebut, Deva Mahenra melakoni peran utama sebagai Gading Baskara, pilot terbaik di TNI Angkatan Udara (AU). Kepiawaiannya menerbangkan pesawat membuatnya arogan dan terlalu percaya diri untuk menjadi pilot di Skadron Serigala Langit hingga berakibat merusak karirnya.

Film yang rencananya dirilis bertepatan dengan HUT RI yang ke-76 di MAXstream itu juga dibintangi Anya Geraldine, Jelitha Ibrani, Donny Damara, Dede Yusuf, Wanda Hammidah, Randy Pangalila, Dian Sidik.

Yang menarik, film kolaborasi dari E-Motion Entertaiment dan TNI AU ini langsung melibatkan prajurit TNI AU, termasuk menggunakan berbagai alutsista dan markas asli milik TNI AU.

Sebelumnya, diketahui Film ini awalnya direncanakan tayang pada 2 April 2020. Penayangan itu lantas ditunda. Penundaan ini disebabkan karena pemerintah sedang menggalakkan pembatasan sosial atau pembatasan keramaian demi mengurangi penyebaran pandemi Covid-19.

Reporter:   Sahal Fadhli