Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Dibintangi Nikita Willy, Serial 'SATU AMIN DUA IMAN' Bangun Studio Khusus untuk Set Rumah Sakit

Senin, 12 Juli 2021 15:02 WIB
Dibintangi Nikita Willy, Serial 'SATU AMIN DUA IMAN' Bangun Studio Khusus untuk Set Rumah Sakit
Nikita Willy © MD Entertainment

Kapanlagi.com - Untuk pertama kalinya aktris Nikita Willy menjajal bermain di serial. Dalam sajian bertajuk SATU AMIN DUA IMAN tersebut, Nikita menerima peran sebagai Aisyah, gadis berjilbab yang terlibat cinta beda agama.

Selain cerita yang kontroversial, alasan Nikita Willy mau terlibat karena profesi karakternya yang seorang dokter. Ternyata ia terobsesi memainkan profesi tersebut.

"Aku selalu terobsesi dengan dokter. Menurut aku dokter itu the real superhero. Makanya aku pengin banget main jadi dokter. Suatu hari ditawari peran ini, tanpa mikir panjang aku ambil," kata Nikita dikutip dari virtual conference baru-baru ini.

1. Suprevisi dari Tenaga Medis

Gambar

Demi menghidupkan pekerjaan karakter utamanya, MD Entertainment selaku rumah produksi sampai membangun studio khusus untuk set rumah sakit. Sebagaimana diketahui, kondisi pandemi membuat kru dan pemain tak memungkinkan pakai set asli. Rumah produksi juga mendatangkan langsung tenaga medis guna memberikan supervisi pada adegan-adegan tertentu.

"70 persen adegan di rumah sakit dan kita dikasih set biar bisa lebih totalitas. Kita juga dikasih tenaga medis beneran untuk supervisi. Ini previlege untuk menghasilkan tayangan yang nggak asal-asalan," ucap Rekha Wijata selaku sutradara.

2. Miliki Tiga Keunggulan

Gambar

Manoj Punjabi sebagai produser memang tidak pernah setengah-setengah dalam menghasilkan tontonan yang menghibur. Terlebih dalam SATU AMIN DUA IMAN di mana ia memberikan tiga keunggulan sekaligus dalam serial berjumlah delapan episode.

"MD akan terus menghasilkan film-film dan original series yang berkualitas sebagai hiburan untuk masyarakat. Kali ini kami merilis drama religi dengan cerita yang fresh, kombinasi pemain luar biasa, juga pesan moral yang kuat," ungkap Manoj.