Dicecar 31 Pertanyaan, David NOAH Bantah Lakukan Penggelapan Uang Rp 1,1 Miliar

Selasa, 24 Agustus 2021 22:07 WIB
Dicecar 31 Pertanyaan, David NOAH Bantah Lakukan Penggelapan Uang Rp 1,1 Miliar
David NOAH © KapanLagi.com®/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - David Kurnia Albert Dorfel atau yang lebih dikenal sebagai David NOAH akhirnya memenuhi panggilan Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan penggelapan uang sebesar Rp 1,1 miliar. David yang menjalani pemeriksaan sejak Selasa (24/8) siang, baru keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.00 WIB.

"Ada 31 (pertanyaan) ya kurang lebih. Isi pertanyaannya seputar kenal di mana, kronologinya seperti apa, hanya seperti itu," kata Hendra Prawira, kuasa hukum David NOAH, usai pemeriksaan.

Dalam pemeriksaan, keyboardist NOAH tersebut juga membantah segala tuduhan yang dilayangkan Lina Yunita selaku pelapor. Menurut Hendra, kasus ini murni bisnis.

"Penggelapan tidak ada. Untuk David pribadi, tidak ada penggelapan apalagi penipuan tidak ada. Murni semuanya bisnis, tidak ada seperti yang didengar selama ini," kata Hendra.

1. Sudah Jalin Komunikasi dengan Pelapor

Sementara David NOAH tak terlalu banyak bicara. Mantan suami Gracia Indri ini hanya berkata sebelumnya sudah berupaya menjalin komunikasi dengan pelapor untuk menyelesaikan persoalannya.

"Dari dulu sudah (jalin komunikasi)," kata David.

"Kita sudah jalin komunikasi, mediasi untuk mencapai mufakat jauh sebelum pelapor buat laporan. Inginnya kita damai dan diselesaikan secara kekeluargaan," kata Hendra menambahkan.

 

2. Kronologi Kasus

Seperti diketahui, kasus yang menimpa David berawal saat David dan kedua temannya meminta bantuan kepada Lina Yunita selaku pelapor untuk mendanai proyek pembangunan kapal di perusahaannya PT A pada 2019 senilai Rp 1,150 miliar.

David dan kedua temannya menjanjikan untuk mengembalikan uang sekitar 3 hingga 6 bulan. Namun David dan kedua temannya belum juga mengembalikan uang tersebut.

Alhasil David dan dua temannya dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan terhadap David teregistrasi dengan Nomor: LP/B/3761/VII/2021/SPKT Polda Metro Jaya tertangga 5 Agustus 2021. David dan temannya dilaporkan dengan Pasal 372 KUHP dan 378 KUHP.