Dicky AFI Cerita Saat Malam Eliminasi, Ungkap Alasan Selalu Ada Tangisan dan Bawa Koper

Galuh Esti Nugraini   | Jum'at, 20 Desember 2019 16:45 WIB
Dicky AFI Cerita Saat Malam Eliminasi, Ungkap Alasan Selalu Ada Tangisan dan Bawa Koper

Kapanlagi.com - Jika ingat masa-masa Akademi Fantasi Indosiar atau AFI ini. tentu ada tahap eliminasi tiap minggunya. Satu per satu para finalis pulang sampai akhirnya ada beberapa yang bertahan dan berlaga di malam final.

Di malam eliminasi itu semua finalis akan menangis saat tahu siapa yang harus pulang. Koper pun juga sudah menanti untuk dibawa pulang. Seperti itulah tiap minggunya, hingga membuat banyak yang mengira jika tangisan mereka hanyalah gimmick.

Sebagai finalis, Dicky AFI 1 pun mengungkap fakta yang sebenarnya. Ia pun kembali menceritakan pengalamannya di AFI musim pertama.

"Dipikirnya itu gimmick, padahal untuk yang angkatan pertama itu tuh nggak gimmick, jadi memang kita itu pisahnya di atas panggung. Jadi siapapun yang tereliminasi, jadi tiap minggu itu kita packing, semua sudah ada namanya, jadi misalkan aku dieliminasi aku bener-bener pisah sama temen-temen semuanya ini di atas panggung. Nggak ada lagi kesempatan kita ketemu lagi di belakang panggung, ungkap Dicky AFI dijumpai di Kantor Mediacom Group M, Tempo Scan Tower, Rasuna Said belum lama ini.

1 dari 2 halaman

1. Sedih Tak Bisa Bertemu

Berada di karantina cukup lama tentu mereka akan sedih jika ada yang pulang. Seperti finalis yang lainnya, Dicky pun takut jika tak bisa bertemu lagi, apalagi mereka berbeda-beda kota. Perasaan kehilangan dan rindu itulah yang membuat mereka selalu menangis di saat eliminasi.

"Karena kayak waduh gila nih ini orang-orang yang udah 3 bulan bareng, habis gitu pulang, kepisah, nggak tau kapan ketemu mereka lagi. Mikirnya kayak gitu waktu itu. Makanya kayak temen-temen aku yang sekarang pada nanya, 'itu kok sampe nangis-nangisan', itu kita bukan gimmick, itu bener-bener kita nangis beneran karena kita nggak tau konsepnya akan dibikin seperti apa setelah AFI itu kita bener-bener nggak tau," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

2. Ternyata Ada Kontrak dan Bisa Bertemu

Ternyata Ada Kontrak dan Bisa Bertemu (credit: instagram.com/dickysaputro)
Diakuinya, Dicky waktu itu begitu polos. Ia sama sekali tak tahu apa yang terjadi setelah AFI 1 selesai. Bahkan ia mengira, dirinya akan kembali melakukan aktivitas seperti dulu lagi sebelum tergabung dengan AFI.

"Plus kita kan angkatan pertama, jadi kita nggak tau kalo setelah AFI ini kita dikontrak lagi. Kita tahunya adalah kalo aku dieliminasi aku pulang ke surabaya, aku lanjut kuliah, udah," ungkap pria bernama asli Dicky Saputro ini.

Sampai-sampai Dicky pun membayangkan bagaimana ia harus bertemu dengan teman yang berbeda kota. "Jadi mikir wah ini nggak bakal ketemu nih sama temen-temen ini, gimana coba caranya misal aku ketemu veri yg tinggalnya di medan. Jadi kita nggak kepikiran kalo misalnya nanti kita barengan lagi. Jadi pada saat itu bener-bener sedih banget di atas panggung," pungkasnya.

(kpl/abs/gen)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑