Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Diduga Lakukan Penganiayaan Kepada Deanni Ivanda, Dio Alif Utama Ceritakan Kronologi Kejadian

Kamis, 24 September 2020 17:23 WIB
Diduga Lakukan Penganiayaan Kepada Deanni Ivanda, Dio Alif Utama Ceritakan Kronologi Kejadian
Chintami Atmanegara ©KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Deanni Ivanda, perempuan yang mengaku karyawan Chintami Atmanegara melaporkan Dio Alif Utama atas tuduhan melakukan penganiayaan. Pada preskon yang ia gelar beberapa waktu lalu, Dea mengaku bahwa putra tunggal Chintami itu memukulnya sampai terjatuh. 

Namun, tuduhan itu pun langsung dibantah oleh Dio dan keluarga. Ditemani oleh kuasa hukumnya, Dio pun menceritakan kejadian yang sebenarnya. 

"Kalau saya jelas membantah (tindak penganiayaan) Karena lucu juga ya untuk apa saya bantu orang kalau untuk saya aniaya," kata Dio Alif saat ditemui di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, Rabu (23/9). 

Dari pengakuannya, Dio sama sekali tak melakukan pemukulan, justru malah Dea yang melakukan pengrusakan terhadap barang milik Dio, salah satunya adalah mobil miliknya. 

1. Dea Pecahkan Gelas

Dio mengungkapkan, saat itu ia sedang datang untuk menjenguk sang ayah. Sesaat sebelum berangkat, Deanni tiba-tiba datang, dan kemudian disusul oleh Chintami. 

Dio kemudian mendengarkan percakapan antara ibunya dan Dea. Di situ, Dio pun mengaku kalau Dea selalu melawan kepada Chintami. Sesaat setalah Chintami memberi nasehat, Dea kemudian memukul gelas sampai pecah. 

"Ketika ibu saya saya turun kebetulan ada gelas jar, bukan vas bunga ya, itu dipukul (Dea) sehingga pecahan kacanya kena kaki Hugo (teman Alif)," ujar Dio Alif. 

2. Panggil Security

Melihat kelakuan Deanni, Dio kemudian memanggil security dan meminta untuk membawa Dea keluar dari rumah. Namun, bukannya pergi, Dea malah seoalah menantang balik Dio. 

"Terus saya bilang De tolong packing barang dan turun baik-baik sambil dipegang pak security. Tapi dia nggak mau, dia bilang 'siapa kamu, siapa kamu'. Saya bilang 'saya hitung ya, sampai tiga kalau kamu nggak turun, terpaksa kami harus mengangkat'. Saya hitung sampai tiga, tapi dia malah mengangkat dagunya seperti menantang gitu sambil bicara kalau 'saya nggak mau pergi, mau apa?'," paparnya. 

3. Bukan Didorong dan Dipukul

Pada laporan yang dituduhkan oleh Deanni, ia mengaku bahwa Dio memukul dan mendorongnya sampai jatuh. Namun, menurut Dio, hal itu sama sekali tak ia lakukan. 

Bahkan, Dio mengaku kalau wajahnya tak sengaja kena sikut karena Dea yang melawan saat digotong dan dibawa keluar. 

"Karena terganggu dengan ini orang, kita angkat, saya kebetulan angkat dia di bagian paha , tapi karena dia berontak, wajah saya kena sikut dia, kena sini (wajah), jadi terlepas lah (pegangan saya) dan karena dia dekat tangga, terpeleset dia, tidak terguling guling seperti yang dia bilang," ungkap Dio.

"Sudah gitu dia balik ke saya, karena saya masih kesakitan, refleks kedorong sama saya. Tapi ada salah satu bapak security dekat saya yang posisinya megang dia," ujarnya.