Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Digugat ke Pengadilan Terkait Kasus Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Justru Senang

Kamis, 06 Januari 2022 19:15 WIB
Digugat ke Pengadilan Terkait Kasus Investasi, Ustaz Yusuf Mansur Justru Senang
Ustaz Yusuf Mansur digugat terkait investasi tabung tanah. (credit: Kapanlagi.com/Nurwahyunan)

Kapanlagi.com - Memasuki tahun 2022, Ustaz Yusuf Mansur harus menghadapi cobaan berat. Orang-orang yang telah menginvenstasikan dana patungan untuk berbagai program usaha, bermunculan dan menggugatnya di Pengadilan Negeri Tangerang dengan berkas gugatan yang berbeda-beda.

"Bismillaah walhamdulillaah. Gugatan itu ada 3. Sidang I Gugatan I, tanggal 5 Januari 2002. Sidang I Gugatan ke-II, tanggal 6 Januari 2022. Dan sidang I Gugatan ke-3, tanggal 18 Januari 2022. Semua di Pengadilan Negeri Kota Tangerang. InsyaaAllah. Semua materi secara umum sama," kata Ustaz Yusuf Mansur dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 6 Januari 2022.

Menurut pendiri Pondok Pesantren Daarul Quran itu, bukan kali ini saja dirinya menghadapi kasus yang sama. Ia bahkan menyebut orang-orang yang memperkarakan dirinya sebagai 'kelompok'.

"Ya, kelompok ini, terlalu baik kepada saya. Memberi banyak kesempatan saya belajar di banyak hal. Alhamdulillah. Sudah relatif bertahun-tahun. Dan melaporkan ke berbagai kepolisian juga, secara pidana. Hingga kemudian gugat perdata di Pengadilan Negeri Kota Tangerang di 2020 tahun lalu," tuturnya.

1. Senang Dibawa ke Jalur Hukum

Pria yang memiliki ragam usaha dengan cara patungan usaha ini, mengaku tak masalah, kelompok yang dimaksudnya memperkarakan dirinya dengan menempuh jalur hukum.

Hal itu dinilainya lebih baik ketimbang harus menulis komentar miring tentangnya di media sosial.

"Saya malah suka kalau sudah dibawa ke jalur hukum. Baik kepolisian maupun pengadilan. Profesional aja. Jadi terang benderang. Sebab kalau di Socmed, semua jadi berbantah-bantahan, dan malah jadi amunisi konten baru terus. Hehehe," tuturnya.

2. Menyerahkan pada Pengacara

Dalam menghadapi kasus yang membelitnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Yusuf Mansur menyerahkan segalanya kepada pengacaranya.

"Semua proses pengadilan, saya diwakili tim pengacara. Mereka profesional, amanah, kalem, adem, ga emosian, berpengalaman, dan ga suka publikasi, hehehe. Ga genit, hahaha. Ga suka tampil di media dan socmed untuk mangggung dan nyari nama. Alhamdulillaah. Jadi, bisa jaga suasana tetep kondusif saat sebelum, di, dan pasca jalannya persidangan," tuturnya.

3. Kasus Investasi Tabung Tanah

Gambar

Lima orang Tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hongkong menggugat Ustaz Yusuf Mansur di Pengadilan Negeri Tangerang terkait investasi tabung tanah. Gugatan kelimanya terbagi dalam dua berkas.

Untuk berkas perkara atas nama penggugat Sri Sukarsi dan Marsiti. Sidang perdana sudah digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Banten, pada Selasa (5/1/2021).

"Ada dua kasus, Ada lima korban yang memberikan kuasa kepada kami, hari ini sidang perdana dua korban atas investasi tabung tanah," kata Asfa Davy Bya kuasa hukum pihak penggugat usai persidangan.

4. Ditawari Ketika di Hongkong

Gambar

Asfa mengatakan, kliennya menerima tawaran investasi tabung tanah ketika Yusuf Mansur berada di Hongkong. Saat itu, ustaz yang akrab disapa UYM itu memberikan ceramah kepada jamaah Indonesia yang bekerja di Hongkong.

"Waktu itu tahun 2014, saudara UYM ceramah di Hongkong, menawarkan investasi tabung tanah, tertariklah ada lima orang, yang dua sidang hari ini, yang tiga sidang selasa depan sidang pertamanya," kata Asfa.

5. Tagih Janji

Gambar

Selain itu dalam berkas gugatan, Sri Sukarsi dan Marsiti juga menagih janji keuntungan dari modal yang telah diinvestasikan sejak tahun 2014.

"Yang kami gugat adalah uang bagi hasilnya, uang kerohimannya. Kami juga ingin tahu uang invetasi dari tahun 2014 digunakan untuk apa? Tabung tanah itu apa? Itu yang kita pingin tahu?" katanya.