Dikaitkan Dengan Prostitusi Artis, Nama Kartika Putri Tercemar

Guntur Merdekawan | 01 Juni 2015, 23:38 WIB
Dikaitkan Dengan Prostitusi Artis, Nama Kartika Putri Tercemar
Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu, Kartika Putri lapor ke polisi terkait pemberitaan media yang menyangkut pautkan namanya di kasus prostitusi artis. Sore tadi (1/6), wanita yang tengah dekat dengan Erick Iskandar itu kembali menyambangi Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Brian Paneda ditunjuk sebagai pengacara Kartika untuk kasus ini. Ia menjelaskan jika pemeriksaan lanjutan kali ini dilakukan untuk sekedar melengkapi jawaban-jawaban yang belum terkuak di pertemuan pertama.

"Jadi kita ada pemanggilan susulan karena saat (kedatangan) yang pertama ada beberapa yang belum terjawab. Pertanyaannya pada prinsipnya bagaimana mengetahui berita tersebut, siapa juga saksinya. Ya nanti deh setelah pemeriksaan selesai kita beri tahu," ujar pengacara yang juga menangani kasus pembatalan nikah Jessica Iskandar itu.

"Yang pasti saya ditanya apakah saya kenal dengan dia itu (Mucikari RA). Ya sudah memang tidak kenal," tambah Kartika singkat.

Kartika laporkan media ke polisi / KapanLagi® - Akrom SukaryaKartika laporkan media ke polisi / KapanLagi® - Akrom Sukarya

Bagi sahabat Jedar itu, kasus ini bukanlah hal yang sepele. Kartika merasa nama baiknya yang sudah dijaga selama ini jadi tercoreng. Ia pun ingin mencari tahu dan mengungkapkan kebenaran kenapa namanya bisa ikut terseret.

"Kita ingin perkara ini cepat selesai. Kita mau progresif yang jelas. Perkara ini tidak main-main, kita mau perkara ini ditanggapi dengan serius," ujar pengacara Kartika lainnya, Lydia Wongsonegoro.

"Jadi gini, saya nggak mau menuntut media apa pun dan sebagainya. Yang saya ingin cari tahu adalah kebenaran. Kenapa bisa ada capture nama saya dan sebagainya, yang pasti saya akan bertanya, dapatnya dari mana dan sebagainya. Saya cuma mau klarifikasi dan mengungkapkan kebenaran. Saya cuma mau membersihkan nama saya yang sudah sulit saya jaga," pungkas Kartika.

(kpl/rhm/gtr)

Reporter:  

Nuzulur Rakhmah