Dikira Gembel Beneran, Andika Mahesa Sempat Diludahi Cewek Saat Ngeprank

Tyssa Madelina | Kamis, 31 Oktober 2019 14:17 WIB
Dikira Gembel Beneran, Andika Mahesa Sempat Diludahi Cewek Saat Ngeprank

Kapanlagi.com - Mantan vokalis Kangen Band, Andika Mahesa kembali menjadi sorotan setelah videonya jadi gembel viral dan jadi perbincangan. Di video tersebut, Andika sempat digelandang Satpol PP gara-gara dikira gembel beneran.

Ternyata, penyamaran tersebut memang sudah direncanakan oleh Andika Mahesa untuk konten prank chanel Youtube-nya. Herry Darman selaku pengacara Andika, mengatakan saat itu kliennya mendapat undangan dari wali kota Semarang untuk mengisi sebuah acara.

"Kebetulan waktu itu kita ingin mencoba kan Andika dari hatinya mau berbagi. Karena Andika punya pengalaman dulu, terus ingin berbagi ke orang-orang gelandangan, atau pun tukang becak seperti itu," kata Herry saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Rabu (30/10).

1 dari 2 halaman

1. Ditangkap Satpol PP

Demi konten, akhirnya Andika diminta untuk menjadi seorang tunawisma. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, pihak Satpol PP pun turun tangan lantaran adanya kesalahpahaman.

Setelah meluruskan soal tersebut Andika juga menceritakan banyak kejadian yang dialaminya kala itu. Andika yang berpenampilan tak seperti biasanya, banyak mendapat perlakuan kurang mengenakan, bahkan ia sempat diludahi oleh tiga gadis remaja.

2 dari 2 halaman

2. Diikuti Sampai ke Hotel

Namun setelah mengetahui sosok Andika yang asli, mereka justru meminta maaf. Bahkan Andika mengaku ketiga cewek tersebut rela mengikutinya sampai ke hotel tempat ia menginap.

"Mungkin jijik ya, kotor. Ini dikasih lem, terus kan keras ya luka palsunya, udah gitu hitam dan gatal lagi. Anak sekolah tiga orang cantik-cantik, sampai sekarang malah berteman di WhatsApp. Sampai nguber ke hotel waktu itu dia tuh ngejar juga sebenarnya. Dia juga nangis-nangis minta maaf," ujar Andika.

Meski prank-nya berujung ditangkap Satpol PP, Andika mengaku tak begitu panik saat itu pasalnya ia tahu persis rekan-rekan pengacaranya mengawasi dari kejauhan. Awalnya memang merasa kapok, tapi kini ia malah berencana akan membuat konten yang serupa.

(kpl/irf/tmd)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑