Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Dilaporkan Lesti Kejora ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Status Rizky Billar Masih Terlapor - Segera Dijadwalkan Pemanggilan

Jum'at, 30 September 2022 15:02 WIB
Dilaporkan Lesti Kejora ke Polisi Atas Dugaan KDRT, Status Rizky Billar Masih Terlapor - Segera Dijadwalkan Pemanggilan
Instagram

Kapanlagi.com - Rabu malam kemarin (28/9/2022) pedangdut Lesti Kejora mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan. Didampingi oleh Sandy Arifin selaku kuasa hukum, ia melaporkan sang suami yakni Rizky Billar atas dugaaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Dalam laporannya, kekerasan yang dialami Lesti bermula saat ia meminta dipulangkan ke rumah orangtua setelah memergoki Billar berselingkuh. Karena ucapan tersebut, Billar mendorong hingga mencekik sang istri.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Dua Saksi Diperiksa

Dari laporan Lesti tersebut, dua orang saksi telah menjalani pemeriksaan. Mereka menjelaskan apa yang dilakukan oleh Rizky Billar kepada penyidik.

"Selain saudari L, dua orang saksi sudah kami periksa. Saksinya ada satu karyawan dan satu karyawan sekaligus teman dekat. Sejauh ini apa yang ditanya oleh penyidik semua dijawab oleh saksi. Jawaban saksi seperti apa, ada di penyidik," kata Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, kepada awak media, Jumat (30/9/2022).

2. Dijadwalkan Pemanggilan

Gambar

Setelah saksi, dalam waktu dekat pihak penyidik akan segera memanggil Rizky Billar sebagai terlapor. Hanya saja untuk kapan, masih dalam penjadwalaan.

"Untuk terlapor sedang dijadwalkan secepatnya, sedang menunggu jadwal penyidik," imbuh AKP Nurma Dewi.

3. Perubahan Status Terlapor

Saat ini status Rizky Billar sendiri masih sebagai terlapor. Apakah nantinya statusnya akan berubah tergantung dari bukti, kesaksuan serta hasil pemeriksaan penyidik.

"Yang pasti sudah ada bukti dan kesaksian saksi, itu nanti akan menetapkan status apakah dia tersangka atau tidak tersangka. Untuk ancaman hukuman dalam kasus ini paling tinggi lima tahun. (Berapa lama proses) ditunggu saja, yang jelas saat ini sedang berlangsung," tegas AKP Nurma Dewi.