Disebut Lakukan Pengancaman Saat Ditagih Utang, Medina Zein Dilaporkan ke Polisi

Luthfia Miranda Putri   | Jum'at, 17 September 2021 17:35 WIB
Disebut Lakukan Pengancaman Saat Ditagih Utang, Medina Zein Dilaporkan ke Polisi
Medina Zein © KapanLagi.com - Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Medina Zein dilaporkan rekan bisnisnya yang bernama Samira ke Polda Metro Jaya, Kamis (16/9/2021) dengan tuduhan telah melakukan pengancaman.

Laporan dari Samira terdaftar dengan nomor LP 4590/IX/2021/SPKT/polda Metro Jaya, 16 September 2021.

Menurut Ahmad Ramzy, kuasa hukum Samira, laporan polisi itu bermula dari hubungan bisnis antara Medina Zein dengan kliennya pada 2018 lalu.

Medina Zein kala itu mendapat bantuan dari suami Samira yang merupakan agen tiket pesawat.

"Samira adalah istri dari Ibrahim, pak Baim ini adalah agen tiket pesawat, yang mana MZ dan suaminya ini kan punya travel, nah travelnya ini waktu itu ditalangi untuk tiket keberangkatan umrah dengan total Rp 240 juta," kata Ahmad Ramzy saat dihubungi wartawan, Jumat (17/9/2021).

1. Cek Jadi Jaminan

Untuk mendapat dana talangan dari suami Samira, Medina Zein menjaminkan sebuah cek. Namun ternyata setelah tiket diberikan, cek tersebut tidak bisa dicairkan.

"Cek nggak bisa dicairkan, makanya dilakukan lah penagihan. Yang menagih di sini adalah istrinya pak Baim, karena kan pak Baim laki- laki, istrinya lah yang dapat kuasa untuk menagih ke MZ," kata Ahmad Ramzy.

Dalam proses menagih utang, Samira, kata Ahmad Ramzy mendapat umpatan dan ancaman dari Medina Zein.

"Ketika menagih itu malah galakan MZ daripada yang menagih, MZ menggunakan kalimat pengancaman, dia bilang tidak mau bayar lah, dia bilang akan melempar uang itu ke mukanya Samira lah, dia bilang akan masukin Samira ke penjara lah, siap-siap dengan baju oranye, siap siap makan nasi kering. Bawa mie rebus," kata Ahmad Ramzy menuturkan umpatan dari Medina Zein.

2. Ada Unsur Pidana

Tak terima, Samira pun melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya karena menilai ada unsur pidana dari perlakuan Medina Zein.

"Akhirnya kami putuskan buat laporan polisi terkait pengancaman. Pasal yang kita laporkan adalah pasal 335 KUHP, dan juga pengancaman di UU ITE," tuturnya.

Masih kata Ahmad Ramzy, utang Medina Zein tersisa Rp 70 juta. Pernah Samira menagih utang melalui media sosial, meniru cara artis Rachel Vennya. Berharap dengan cara itu, Medina Zein melunasi utangnya.

"Semenjak MZ heboh masalah tas itu, di sini lah Samira ikut menagih lewat media sosial karena Rachel Vennya kan begitu dan langsung dibayar. Tapi (MZ) malah bilang nggak akan bayar dan ngancam mau laporin segala macam, karena pihak sana merasa namanya tercemarkan karena (Samira) menagih lewat media sosial. Samira yang ketakutan dan khawatir, akhirnya buat laporan polisi," kata Ahmad Ramzy.

Reporter:   Fikri Alfi Rosyadi