Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Disebut Mokondo Sampai Parasit, Ini Alasan Richard Kyle Tak Buka Suara dan Membela Diri

Selasa, 03 November 2020 11:40 WIB
Disebut Mokondo Sampai Parasit, Ini Alasan Richard Kyle Tak Buka Suara dan Membela Diri
©Instagram/richo_kyle

Kapanlagi.com - Richard Kyle menjadi perbincangan hangat sejak hubungannya dengan artis cantik Jessica Iskandar kandas di tengah jalan. Ia kerap mendapat pemberitaan miring. Ia juga kerap menerima hujatan dan kritikan dari netizen karena hal tersebut. Meski begitu, aktor dan model yang akrab di sapa Richo ini memilih untuk tak menanggapi hal tersebut.

Dalam salah satu episode podcast Denny Sumargo yang diunggah pada Kamis (29/10/2020), Richo akhirnya membeberkan alasannya tak pernah mau memberikan klarifikasi atas isu tak sedap tentangnya. Ia mengungkapkan bahwa di jaman sekarang semua orang berhak menyuarakan pendapat mereka.

"Kenapa aku tak membela diriku sendiri, mungkin karena menurutku, kau tahu ketika seseorang um, kau tahu lah, kita hidup di jaman, itu hak kamu untuk ngomong apa pun, kalau kamu mau jatuhin orang, mau ngomong kasar-kasar, kamu mau ngomong baik, itu hak kamu," tuturnya dalam video tersebut.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Tak Ingin Tanggapi Isu Negatif

Lebih lanjut, Richo mengaku bahwa dirinya tak ingin membela diri untuk sebuah isu yang tak benar. Ia merasa tak perlu menanggapi hal itu selama ia mengetahui siapa dirinya sendiri.

"Tapi bagiku, mengapa aku harus membela diriku sendiri untuk sesuatu yang negatif dan sesuatu yang salah menurutku. Jika aku tahu diriku sendiri sebagai orang yang baik dan melakukan hal yang benar, aku tak perlu membela diriku sendiri untuk sesuatu yang menurutku seperti sesuatu yang tak nyata atau tak benar," lanjutnya.

2. Merasa Terluka

Gambar

Meski mengaku tak ingin membela diri dan menanggapi berita miring tentang dirinya, Richo mengaku bahwa hal tersebut juga bisa melukainya. Namun, Ia tetap merasa tak ingin mengklarifikasi hal tersebut karena baginya semua orang berhak berpendapat tentang apa pun dan siapa pun.

"Ya, aku rasa itu bisa melukaiku. Semua orang boleh mempercayai dan mengatakan apa yang ingin mereka katakan," imbuhnya.