Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ditanya Soal Kasus CPNS Bodong Anak Nia Daniaty, Farhat Abbas: Tetap Harus Bertanggung Jawab

Jum'at, 12 November 2021 11:00 WIB
Ditanya Soal Kasus CPNS Bodong Anak Nia Daniaty, Farhat Abbas: Tetap Harus Bertanggung Jawab
Farhat Abbas tentang kasus CPNS bodong anak Nia Daniaty © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya/Akbar Prabowo Triyuwono

Kapanlagi.com - Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania alias Oi tengah bermasalah dengan hukum terkait kasus dugaan penipuan rekrutmen CPNS. Menanggapi hal tersebut, mantan suami Nia Daniaty, Farhat Abbas mengaku tidak tahu perkembangan kasus yang dialami oleh Oi.

"Saya belum tahu (perkembangannya) saya juga bukan kuasa hukumnya nanti saya cek," kata Farhat Abbas di Polda Metro Jaya, Senin (8/11/2021).

Yang jelas, Farhat Abbas meminta Oi harus menjalani proses hukum terkait kasus yang sedang ia alami saat ini.

"Tetap harus bertanggung jawab dan menjalani ikuti proses (hukum) aja," kata Farhat.

1. Jarang Berkomunikasi Langsung

Gambar

Selain itu, Farhat mengaku, dirinya dan Olivia juga jarang berkomunikasi. Farhat lebih banyak berkomunikasi dengan Nia Daniaty dan juga pengacara Oi.

"Jarang (komunikasi dengan Oi) sama ibunya aja, sama pengacaranya," katanya.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan (SP2HP) Polda Metro Jaya kasus dugaan penggelapan, penipuan, dan pemalsuan surat CPNS dengan terlapor Olivia Nathania dan suaminya, Rafly Noviyanto Tilaar sudah dinaikkan jadi penyidikan. Peningkatan status kasus tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan unsur pidana usai melakukan gelar perkara.

2. Jalani Serangkaian Pemeriksaan

Sebagai informasi, Olivia Nathania telah menjalani dua kali pemeriksaan dari empat kali undangan klarifikasi. Dua di antaranya tidak hadir karena alasan belum siap mental dan tidak enak badan.

Sementara, dari dua pemeriksaan tersebut, Olivia Nathania mengaku dicecar 83 pertanyaan dari penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Di sisi lain, Rafly Noviyanto Tilaar sudah menjalani satu kali pemeriksaan dari dua undangan klarifikasi.

Dari satu kali pemeriksaan, Rafly Noviyanto Tilaar dicecar 33 pertanyaan dari penyidik Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Diberitakan sebelumnya, salah satu orang yang mengaku korban, Karnu, melaporkan Olivia Nathania dan Rafly Noviyanto Tilaar ke Polda Metro Jaya pada 23 September 2021.

Laporan yang ter-register dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya itu menggunakan Pasal 378 dan atau Pasal 372 dan atau Pasal 263 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan, Penipuan, serta Pemalsuan Surat.