Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ditemukan Biji Ganja dan Beberapa Psikotropika Saat Penggeledahan, Ojan Sisitipsi Ditangkap Usai Manggung Di Block M

Senin, 21 Maret 2022 20:31 WIB
Ditemukan Biji Ganja dan Beberapa Psikotropika Saat Penggeledahan, Ojan Sisitipsi Ditangkap Usai Manggung Di Block M
Ojan Sisitipsi ditangkap usai manggung ©KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Vokalis Sisitipsi, Muhammad Fauzan Lubis alias Ojan, diketahui telah ditangkap polisi terkait kasus narkoba. Polisi pun mengungkapkan Ojan diciduk setelah baru saja selesai manggung di Blok M, Jakarta Selatan.

Saat penangkapan, polisi menggeledah mobil Ojan dan menemukan biji ganja. Tak hanya itu, polisi juga menemukan beberapa psikotropika.

"Jadi waktu di TKP pertama, yang bersangkutan ini diamankan ketika dia sudah selesai melaksanakan kegiatan," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo di Polras Metro Jakarta Barat, Jumat (18/3).

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Diamankan di Dalam Mobil

Gambar

"Kita amankan, kemudian kita cek dia mau arah mobil, kita cek di dalam mobil kemudian kita temukan ada biji-biji ganja, kemudian ada beberapa psikotropika," lanjutnya.

Selain itu, danang juga mengatakan Ojan memiliki resep dokter atas kepemilikan psikotropika tersebut. Neski begitu polisi tetap akan menyelidiki lebih lanjut terkait dosisnya.

"Cuma nanti akan cek lagi lebih dalam lagi, apakah benar yang diresepkan dokter termasuk semua yang ada di situ atau sebagian saja," ujarnya.

2. Alasan Pakai Ganja

Gambar

Tak hanya itu, kepada penyidik Ojan menggunakan narkoba untuk kesehariannya. Ia beralasan menggunakan narkoba jenis ganja untuk menunjang tiap kegiatannya.

"Penggunaan narkotika digunakan untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari sebagai musisi walaupun ini pelanggaran hukum. Tidak dibenarkan dengan alasan apapun," ujar Zulpan.

3. Bukti-Bukti yang Diamankan Polisi

Gambar

Selain ganja sisa pakai, polisi juga mengamankan barang bukti yaitu lima setengah butir xanax, setengah butir dumolid, satu butir alprazolam, satu butir kapsul lavol, resep obat-obatan psikotropika, dan mobil Jazz hitam miliknya. Serta satu pack kertas papir di rumahnya, di kawasan Larangan, Cipadu, Tangerang.

Dari hasil tes urine, Ojan dinyatakan positif THC. Polisi menjerat Muhammad Fauzan dengan Pasal 127 ayat 1 UU Narkotika No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

4. Terancam 5 Tahun Penjara

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Ojan dijerat dengan Pasal 127 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. Tak main-main, Ojan terancam hukuman 5 tahun penjara.

"Ancaman hukuman 5 tahun penjara," ucap Zulpan.

5. Tes Urine

Selain itu, Zulpan menjelaskan penetapan tersangka terhadap Ojan merujuk pada barang bukti dan hasil tes urine.

Dari beberapa barang bukti itu di antaranya biji ganja seberat 0,20 gram yang diklaim ditemukan di karpet mobil Ojan, 5 1/2 butir Xanax, 1/2 butir Dumolid, 1 butir Calmet Aprazolam, 1 butir kaplsu Lavol, dan 1 pak kertas papir.