Dituding Pansos ke Syahrini, Laurens: Apa yang Dipansoskan ke Orang Lain yang Karirnya Sudah Selesai?

Sabtu, 23 Mei 2020 11:17 WIB
Dituding Pansos ke Syahrini, Laurens: Apa yang Dipansoskan ke Orang Lain yang Karirnya Sudah Selesai?

Kapanlagi.com - Somasi yang dilayangkan oleh seorang pengacara di Belanda yang meminta Laurens agar menghapus postingannya tentang Syahrini di Instagram tak membuat pria 80 tahun ini mundur. Ia tetap posting di akun pribadinya, karena merasa dirinya benar.

"Dua minggu ini saya alami banyak hal berat dan tekanan dari somasi pihak wanita tersebut. Saya belum bisa memutuskan harus ikuti kemauan pihak wanita tersebut untuk menghapus postingan tentang wanita tersebut di IG saya. Karena saya tidak bohong dan tidak fitnah dan tidak ada hoax di sini, mungkin ada salah bicara dalam live saya. Tapi sejauh ini saya bisa menghadapinya. Walaupun memakan energi dan pikiran saya. Tapi semua baik-baik saja. Saya terharu dan terima kasih atas kekuatan yang luar biasa untuk saya dari keluarga dan netizen," tulisnya di postingan terbaru akun @liohk.

1 dari 3 halaman

1. Rencana Tulis Buku

Rencana Tulis Buku © instagram.com/liohk
Namun menjalani urusan dengan hukum di usia tua membuat Laurens kehabisan energi. Ia berterima kasih kepada semua dukungan yang diterima dari netizen dan mengungkap rencananya untuk membuat buku.

"Sebenarnya rencana adalah buat buku untuk periode selama saya hidup dan mengalami banyak hal. Kebetulan sepanjang hidup saya, dalam periode tahun tertentu terselip kisah penyanyi wanita tersebut di dalamnya dan jadi ramai, dan banyak gosip, fitnah dan semua jadi blunder. Semua pengalaman hidup yang saya pikir bisa beri kontribusi untuk banyak orang, seperti jadi ancaman bagi pihak lain," tulisnya.

"Proses buku tidaklah cepat. Maka atas saran teman, dibukalah YouTube. Di usia saya seperti ini cuma satu hal yang saya inginkan, adalah berbagi pengalaman. Sebelum itu tuntas, tiba-tiba ada somasi yang meminta saya untuk stop. Dan itu tidak bisa saya lakukan, karena itu semua menjadi terlihat bertele-tele, tidak jelas dan tidak memuaskan beberapa orang atas banyak pertimbangan, belum bisa seperti yang kita harapkan." lanjut ayah angkat Syahrini ini.

2 dari 3 halaman

2. Pansos

Laurens bersikukuh bahwa dirinya tidak bersalah dengan apa yang sudah ia tulis di media sosial. Ia pun mengelak disebut pansos dan menyebut bahwa karir anak angkatnya telah selesai.

"Saya tidak bersalah, untuk apa saya hentikan? Ada beberapa katakan pansos dan lain-lain. Apa yang bisa dipansoskan dari orang yang karirnya sudah selesai??" tulis Laurens.

3 dari 3 halaman

3. Tak Mau Rusak Hidup Orang

Laurens mengungkap bahwa rencananya ia akan menulis sebagian pengalamannya menjadi ayah angkat Syahrini dalam bukunya. Ia pun menegaskan tak mau merusak hidup orang lain demi proyeknya ini.

"Menurut saya, inting manusia pasti lebih tertarik pada kebenaran dan bukan pada saya. Tidak ada niat untuk merusak kehidupan orang lain. Jika saya ingin lakukan ini, hanya untuk tuntaskan fakta yang sebenarnya, bukan untuk tujuan lain. 85 persen pengalaman hidup saya, sisanya 15 persen pengalaman dengan wanita tersebut sebagai ayah angkat.Saya masih dan selalu akan butuh doa dan dukungan keluarga saya dan pastinya kalian semua di sini. Semoga permasalahan hukum yang saya hadapi bisa selesai dengan baik. Semoga netizen di sini selalu alami hal yang terbaik dalam hidupnya. Dan saya membuka pintu maaf untuk siapapun yang sudah melukai saya. Terima kasih," tutupnya.

(kpl/phi)