Dituding Sudah Turun Pamor, Pasha Akhirnya Angkat Bicara

Risang Sudrajad | 10 Mei 2016, 23:52 WIB
Dituding Sudah Turun Pamor, Pasha Akhirnya Angkat Bicara
Kapanlagi.com - Gegap gempita dunia politik ternyata tak bisa jauh dari dunia hiburan Tanah Air, terlebih para pelaku seni entah itu aktor mau pun penyanyi. Salah satunya adalah Pasha, vokalis band Ungu yang dituding terjun ke politik karena sudah turun pamor.

"Nggak perlu malu saat ingin terjun ke politik. Kita mampu ada di jalur politik. Sering sekali mendengar, artis kalau sudah nggak laku, turun rating, pindah ke politik. Hari ini saya buktikan, bersama Zumi Zola.
Karena Ungu masih di atas rata-rata, jadwal panggung luar biasa. Tetapi karena cinta bangsa, ingin bangun Palu," ujarnya saat ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (22/4) malam.

Tak hanya menepis rumor, Pasha juga mengaku jika kiprahnya di dunia politik bukan sebuah keputusan yang mudah. Demi memberi kontribusi pada bangsa, ia rela kehilangan pundi-pundi uang.

Pasha jadi pejabat karena ingin beri kontribusi pada negara © KapanLagi.com®/ Bayu HerdiantoPasha jadi pejabat karena ingin beri kontribusi pada negara © KapanLagi.com®/ Bayu Herdianto

"Banyak teman nanya, Pasha ngapain juga loe ke politik. Tinggal nyanyi. Kayak Raffi Ahmad, bisa ke mana-mana. Sampe rekeningnya menyempit.
Memang harta menurun saat pilkada. Saat periksa KPK, sedih, karena berkurang. Kita ingin beri kontribusi pada bangsa ini," tambahnya.

Lebih lanjut Pasha juga berkomentar tentang cara berpakaiannya yang menjadi perbincangan publik luas beberapa waktu lalu sebagai Wakil Gubernur kota Palu. Baginya sejauh itu tak melanggar etika maka cara tersebut sah-sah saja.

"Ditanya, Pasha nyeleneh, saya sampaikan. Tata cara pakaian ada dua, aturan dan etika. Di mana salahnya, kalau ngomong aturan, di mana yang melanggar. Juga dengan etika, mana yang nggak boleh. Kecuali lambang itu saya pakai di kaki saya. Terkesan tidak hormat. Itu langgar etika," pungkasnya.

(kpl/aal/abl)

Reporter:   Sahal Fadhli