Dituduh Gelapkan Dana Perusahaan Oleh Medina Zein, Irwansyah Beberkan Kronologi Sebenarnya

Jum'at, 27 Maret 2020 18:34 WIB
Dituduh Gelapkan Dana Perusahaan Oleh Medina Zein, Irwansyah Beberkan Kronologi Sebenarnya

Kapanlagi.com - Medina Zein melaporkan aktor Irwansyah terkait dugaan adanya penggelapan dana perusahaan senilai Rp2 miliar. Bahkan laporan yang diterima oleh pihak Polrestabes Bandung ini sudah masuk ke tahap penyidikan. 

Beberapa waktu lalu, Irwansyah dan beberapa saksi pun sudah mendapat panggilan dari kepolisian. Selain Irwansyah, ada juga Laudya Cynthia Bella dan Zaskia Sungkar yang dipanggil polisi untuk memberikan kesaksian. 

Mendapat tuduhan tak berdasar, apalagi sudah masuk ke ranah hukum, Irwansyah pun akhirnya memberikan klafirikasi. Melalui instagram pribadinya, suami Zaskia Sungkar itu menceritakan tentang kronologi kejadian. 

1 dari 5 halaman

1. Saham Dimiliki oleh 6 Orang

Pada pers rilis yang diunggah Irwansyah di instagramnya belum lama ini, ia menjelaskan jika saham perusahaan PT Bandung Makuta dimiliki oleh enam orang. 

Dari keenam pemilih saham, Laudya Chintya Bella menjadi yang tertinggi dengan kepemilikian saham sebesar 30% dan 20% masing-masing milik Irwansyah, Medina Zein, dan Khairul Rijal. Serta 10% sisanya dibagi dua, 9% miliki Zaskia Sungkar, dan 1% milik Fitra olid Joanda. 

2 dari 5 halaman

2. Rapat Para Pemilik Saham

Irwansyah menceritakan, dana yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan sudah disetujui dalam rapat bersama pemilik saham yang juga dihadiri oleh Medina Zein. 

Pada rapat tersebut, PT Bandung Makuta memutuskan akan memberikan sejumlah dana untuk PT JCorp Berkah sebagai dukungan  dan biaya operasional.

"Keputusan rapat untuk memberikan fee managemen kepada PT JCorp Indonesia Berkah , berlaku sejak diputuskan serta disepakati tanggal 23 Desember 2017 dan sudah berjalan kurang lebih 2.5 tahun. Jika di total sebesar kurang lebih 1.9 miliar. Ini yang dipersoalkan Medina Zein," ujar Irwansyah. 

3 dari 5 halaman

3. Uang Sebagai Biaya Gaji Karyawan

Lebih lanjut, Irwansyah juga mengatakan jika semua dana yang diberikan kepada PT Jcorp Berkah dari PT Bandung Makuta sebagai gaji karyawan. Jadi menurutnya tidak benar jika Medina menuduh uang tersbut dipakai secara pribadi oleh Irwansyah. 

"Apakah uang ini saya gelapkan dan saya nikmati? Tidak, uang ini digunakan untuk biaya gaji pegawai. Sesuai dengan hasil keputusan rapat tanggal 23 Desember 2017," paparnya.

4 dari 5 halaman

4. Hasil Rapat Disetujui Semua Pemilik Saham

Pada rilisan pers itu juga dituliskan jika semua pemilik saham menyetujui hasil rapat, termasuk Medina Zein. Meski saat di tengah rapat Medina harus pergi karena masalah travel umrah milikinya, namun ia tetap menyetujui hasil rapat tersebut. 

"Apakah hasil rapat ini disetujui oleh pemilik saham? Seluruh pemilik saham hadir dan setuju. Perlu ditekankan bahwa Medina Zein juga hadir pada saat rapat dan setuju atas fee managemen yang diberikan Bandung Makuta kepada PT JCorp Indonesia Berkah," kata Irwansyah.

"Karena Medina Zein meninggalkan rapat. Maka Medina Zein mewakilkan kepada salah satu orang kepercayaannya untuk mengikuti rapat sampai selesai," sambungnya. 

5 dari 5 halaman

5. Ada Bukti Medina Zein Ikut Rapat dan Menyetujui Hasil

Lebih lanjut, Irwansyah juga mengungkapkan ada bukti kuat Medina Zein terlibat dalam rapa tersebut. Bahkan, untuk persetujuan hasil rapat para pemilik saham ada nama Medina di dalamnya. 

"Ada foto saat rapat, Medina Zein hadir dan bersama Suaminya, Lukman Azhari. Ada bukti chat dia di Telegram Chat Group pemilik saham dia setuju apapun keputusan rapat," tukasnya. 

Nah, kalau begini adanya, kalau menurut KLovers sendiri, kira-kira mana yang benar dan mana yang salah? Kita tunggu perkembangan kasusnya ya!.

(kpl/dwn)