Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

DJ Joice Diamankan Polisi Terkait Penyalahgunaan Narkoba, Ditangkap Usai Pesta Sabu

Selasa, 28 Juni 2022 20:22 WIB
DJ Joice Diamankan Polisi Terkait Penyalahgunaan Narkoba, Ditangkap Usai Pesta Sabu
Joice © instagram.com/about.joice

Kapanlagi.com - Polres Metro Jakarta Selatan kembali mengamankan publik figur terkait penyalahgunaan narkoba. Adalah Anisa Choirunnisa alias DJ Joice yang diamankan bersama ketiga rekannya berinisial IS (26), FA (31), dan N (26).

Wakasat Narkoba Polres Jaksel AKP Billy Gustiano Barman mengatakan kalau keempat orang tersebut diamankan di sebuah kos-kosan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

1. Laporan Masyarakat

"Berawal dari laporan masyarakat yang diterima dari tim opsnal unit satu satresnarkoba Jaksel dilakukan penyelidikan dan pendalaman berdasar informasi masyarakat," ucap Billy di Polres Metro Jakarta Selatan, Selasa (28/6).

"Setelah itu pada hari Senin tanggal 27 Juni 2022 pukul 12.30 WIB Ternyata benar apa yang diterima laporan masyarakat bahwa terdapat info dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika. Kemudian tim opsnal meluncur ke TKP yang berada di Jl. Kemang Utara, Mampang Prapatan, Jaksel," Billy menambahkan.

2. Bukti

Gambar

Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa narkoba jenis sabu beserta alat hisapnya. "Di antaranya ada alat hisap bong atau sabu, barbuk narkotika jenis sabu, dua plastik klip kecil berisikan sabu, barbuk psikptropika," jelasnya.

Bahkan, penangkapan tersebut berlangsung usai keempatnya pesta narkoba di kos-kosan tersebut. Makanya barang buktinya yang tersisa tinggal 0,71 gram.

"Mereka pada saat menggunakan make narkoba (saat ditangkap). Iya betul (BB sisa pakai)," lanjut Billy.

3.

Menurut Billy, DJ Joice sudah mengonsumsi narkoba sudah sejak tahun 2018. "(Alasan mengonsumsi sabu) itu menurut keterangan tersangka dia dapat ketenangan, kepuasan dan perasaan bahagia," katanya.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mencari pemasok dan jaringannya. "Untuk pasal yang diprasangkakan adalah pasal 127 UU no 35 th 2009," pungkasnya.