Djaduk Ferianto Meninggal Dunia, Glenn Fredly: Saya Sangat Kehilangan

Dhimas Nugraha | Kamis, 14 November 2019 10:37 WIB
Djaduk Ferianto Meninggal Dunia, Glenn Fredly: Saya Sangat Kehilangan

Kapanlagi.com - Dunia musik Indonesia baru saja kehilangan sosok musisi besar. Djaduk Ferianto seniman musik tersohor Tanah Air ini menghembuskan nafas terakhirnya pada hari Rabu (13/11). Dikabarkan Djaduk meninggal dunia di pangkuan sang istri.

Rasa kehilangan ini juga dirasakan oleh sesama musisi dan seniman yang lain. Glenn Fredly salah satunya, suami dari Mutia Ayu ini mengaku sangat kehilangan dengan meninggalnya Djaduk.

Menurut Glenn, Djaduk adalah sosok yang sangat berperan besar dalam dunia musik di Indonesia terutama musik tradisional.

"Iya kita kehilangan orang yang punya perhatian besar buat seni musik kontemporer tradisi. Jadi beliau salah satu peserta yang hadir di konferensi musik di Ambon. Beliau orang yang mau kasih support besar untuk konferensi musik di Ambon," kata Gleen Fredly saat ditemui di M Bloc, Jakarta Selatan, Rabu (13/11). 

1 dari 2 halaman

1. Sumbangsih Untuk Dunia Musik Tanah Air

Glenn sendiri sempat tak percaya dengan meninggalnya Djaduk. Menurutnya, Maestro Indonesia ini adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam perjalanan seni musik.

"Saya sih kalau dibilang sedih udah pasti. Cuma kayak nggak percaya karena beliau itu sumbangsihnya terhadap bagaimana keyakinan dia menjadikan musik sebagai kekuatan itu terbukti. Bagaimana dia hit ngayogjazznya pemberdayaan itu nyata," paparnya. 

"Dan orang kayak gini yang bisa kita gali pemikirannya disaat musik lagi berkembang ke arah yang punya peluang besar," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Mendorong Musisi Lokal

Selain itu, alasan Glenn begitu kehilangan sosok Djaduk, karena Djaduk lah yang mampu mendorong musisi-musisi lokal dari Ambon untuk mampu berdiri dan bersaing dengan musisi dari daerah lain.

"Yang mendorong ambon musisi lokal lahir mempunyai kepercayaan jelas sangat kehilangan, tapi pemikirannya hal yang baik yang dia buat patut dilanjutkan sih," tutupnya.

(kpl/far/dim)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑