Dulu Bikin Titi DJ Nangis, Sekarang Nasib Aris Idol Miris!

Natanael Sepaya | Jum'at, 21 November 2014 15:01 WIB
Dulu Bikin Titi DJ Nangis, Sekarang Nasib Aris Idol Miris!
Kapanlagi.com - Masih ingat dengan Aris Idol? Ya, dia adalah finalis dan berhasil menjadi jawara Indonesian Idol tahun 2008. Dengan suaranya yang serak-serak basah, Aris menjadi salah satu peserta yang penampilannya dinantikan.

Memulai kisah hidupnya dari jalanan, Aris mengais rejeki sebagai seorang pengamen. Tidak ada yang tahu dengan bakat emas yang dimilikinya hingga suatu saat di tahun 2008, sebuah keputusan kecil membuat perubahan besar dalam kehidupannya.

Menjalani hidup dengan kondisi yang lebih baik, Aris berhasil mengubah roda kehidupannya. Namun sekali lagi, roda nasib itu harus berputar dan membawa Aris ke titik nol. Mari kita intip bagaimana perubahannya dulu hingga sekarang ini.

1 dari 6 halaman

1. Mengawali Dunia Musiknya dari Jalanan

Mengawali Dunia Musiknya dari Jalanan
Memang tidak ada yang tahu kapan roda nasib akan berputar. Entah berputar ke arah yang lebih baik, atau justru sebaliknya.

Sama seperti apa yang dialami Aris. Tidak ada satu orang pun yang tahu bakat terpendam pada sosok pengamen yang menghabiskan hampir separuh waktunya di jalanan dalam sehari.

Bermodalkan keberanian dan keadaan yang memaksa, Aris harus berpindah dari satu bus, ke bus lainnya. Menyusuri satu gang, ke gang lainnya setiap hari.

Meski tidak banyak nominal rupiah yang bisa didapatkannya dalam sehari, mental baja Aris terlatih dengan baik di jalanan. Sampai akhirnya Aris membuat sebuah keputusan kecil yang merubah hidupnya.

2 dari 6 halaman

2. Coba Peruntungan Lewat Indonesian Idol

Coba Peruntungan Lewat Indonesian Idol
Mental baja yang terbentuk selama di jalanan, membuat Aris menjadi seorang sosok fighter dalam kehidupan. Dengan memberanikan diri, Aris memutuskan untuk mengikuti sebuah ajang kompetisi menyanyi.

Bermodalkan niat, harapan, dan gitar yang selalu menemaninya sehari-hari, siapa yang sangka kalau Aris berhasil membuat para juri Indonesian Idol terpukau salut dengan penampilannya. Dari sini, roda nasib Aris mulai bergerak perlahan ke arah yang lebih baik.

Selalu tampil mengejutkan, Aris jarang gagal menghibur para kerabat dan pendukungnya. Menunjukkan sikap rendah hati dan mau belajar, nama Aris semakin melejit dibandingkan dengan kontestan lainnya.

Dengan membawa kisah hidup, harapan, dan bakatnya ke atas panggung, penampilan Aris sempat membuat salah satu diva tanah air, Titi DJ, menangis. Bukan karena kisah hidupnya, tapi perjuangan Aris demi mengubah nasib hidupnya.

3 dari 6 halaman

3. Menjadi Finalis dan Keluar Sebagai Juara

Menjadi Finalis dan Keluar Sebagai Juara
Meski mendapat simpati dan dukungan banyak, tidak menjamin langkah Aris di Indonesian Idol mulus. Semakin naik ke level yang lebih tinggi, tensi pada kompetisi itu pun naik.

Tidak ingin mimpi dan harapannya hancur, Aris terus mengasah bakat bermusiknya dengan para juri Indonesian Idol. Perlahan, Aris mulai menapaki langkahnya ke babak final.

Ketika tiba waktunya Aris di panggung terakhir, dia justru harus melawan kontestan yang punya harapan dan mimpi yang sama kuat. Bahkan, banyak orang menjamin kalau Gisel akan keluar menjadi juaranya.

Namun sekali lagi, tidak ada yang tahu bagaimana roda nasib akan berputar. Berhasil menunjukkan kualitas yang sama dengan Gisel, rakyat Indonesia akhirnya memilih Aris sebagai sosok idola tanah air berikutnya.

4 dari 6 halaman

4. Nasibnya Berputar 180 Derajat

Nasibnya Berputar 180 Derajat
Setelah menjuarai ajang kompetisi menyanyi terbesar di tanah air itu, semua harapan dan cita-cita Aris perlahan mulai terwujud. Hidupnya mulai jauh dengan kerasnya dunia jalanan.

Jebolan Indonesian Idol yang lekat dengan julukan si bibir menceng ini juga berhasil mewujudkan impian bermusiknya. Berhasil mendapat kontrak, Aris merilis sebuah album berjudul AJARI AKU.

Namun, entah apa yang menjadi latar belakang Aris hingga sikapnya juga turut berubah 180 derajat. Dianggap telah menjatuhkan citra Indonesian Idol, pihak manajemen harus memutuskan kontrak dengannya.

Musnahnya salah satu impian Aris dalam hidup hanya menjadi awal berputarnya roda kehidupan Aris ke titik nol. Sekali lagi, Aris harus merasakan kerasnya jalanan.

5 dari 6 halaman

5. Berputar 180 Derajat Lagi, Kembali ke Titik Nol

Berputar 180 Derajat Lagi, Kembali ke Titik Nol
Dianggap menjatuhkan citra Indonesian Idol karena kasus perceraiannya dengan sang istri membuat karir Aris perlahan menurun. Dicabutnya kontrak oleh pihak manajemen hanya menjadi awal dari kemunduran karirnya.

Datang bertubi-tubi, muncul lagi sebuah masalah baru dalam kehidupan Aris. Beredarnya rumor kalau jawara Indonesian Idol ini berselingkuh dengan seorang mahasiswi, membuat karir dan kehidupan pribadinya semakin carut marut.

Tak ayal, Aris pun dipecat dari manajemen Indonesian Idol. Tidak cukup, masih ada serangkaian jadwal pengadilan yang harus dihadirinya. Mulai dari kasus perselingkuhannya, sampai isu konflik rumah tangga Aris yang berujung perceraian dengan sang istri.

Setelah lama tenggelam dari dunia hiburan, baru-baru ini, sang mantan jawara Idol itu memberikan pernyataan yang mencengangkan. Kembalinya Aris menjadi pengamen jalanan demi menghidupi istri dan anak.

6 dari 6 halaman

6. Pernah Berharap, Band Menjadi Solusi Bagi Aris

Pernah Berharap, Band Menjadi Solusi Bagi Aris
Kembali ke jalanan berarti Aris juga harus kembali bertarung dengan kerasnya jalanan. Satu alasan Aris mau melakukan hal ini, Keluarga.

Ya, demi melihat istri dan anaknya dapat kehidupan yang lebih layak, Aris kembali mengais rejeki di jalanan. Aris membenarkan rumor tersebut lewat akun Twitter miliknya dan langsung menghebohkan para netizen.

Tapi, akhir Oktober lalu, Aris sempat mengumumkan kalau dirinya sedang merintis sebuah band bernama Nirwana Band. Meski mencantumkan namanya sebagai Aris Nirwana, namun tidak ada jejak jelas akan project harapannya itu.

Entah apakah Aris gagal merintis band yang diharapkan bisa jadi solusi hidupnya, atau memang sekedar menebar sensasi, semuanya masih abu-abu. Yang jelas, Aris kini kembali mengais rejeki dari jalanan demi membahagiakan nirwana kecilnya, keluarga.

(kpl/ntn)


Editor:  

Natanael Sepaya

↑