Enam Desainer Akan Kenalkan Wastra Nusantara di Slovakia Fashion Day

Canda Permana | Sabtu, 14 September 2019 22:00 WIB
Enam Desainer Akan Kenalkan Wastra Nusantara di Slovakia Fashion Day

Kapanlagi.com - Enam perancang busana Indonesia akan memamerkan hasil rancangannya yang berbahan dasar wastra nusantara di Eropa Timur dalam ajang mode internasional yakni Slovakia Fashion Day yang bertajuk Bratislavske Modne Dny pada 17 September 2019, di Slovakia.

Keenam desainer itu adalah Ariy Arka, Rudy Chandra, Malik Mustaram, Mardan, Nita Seno Aji, dan Ida Guriz. Keenam desainer tersebut bisa melenggang ke ajang mode bergengsi tersebut berkat kerja sama Beautiful Indonesia dengan PT. Pertamina.

1 dari 2 halaman

1. Kenalkan Koleksinya

Di ajang tersebut desainer Ariy Arka akan mengenalkan koleksinya yang mengusung kain tenun khas Lombok dan Tapanuli Utara. Sedangkan Rudy Chandra akan membawa koleksinya yang berbahan dasar batik parang, Malik Mustaram dengan batik Jawa Barat, Nita Seno Aji dengan kain Sumba, Ida Guriz dengan tapis Lampung.

"Sudah banyak desainer Indonesia yang ke Milan, Belanda dan Perancis. Tapi tidak banyak yang ke Eropa Timur. Semoga dengan ini kami bisa semakin memperkenalkan kain Indonesia dan juga pariwisata Indonesia," kata Emi Chaniago promotor Beautiful Indonesia dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (13/9).

2 dari 2 halaman

2. Ucap Syukur Senantiasa Didukung

Ucap Syukur Senantiasa Didukung © KapanLagi.com/Dadan Deva
Tak hanya di Slovakia Fashion Day, keenam desainer tesebut juga akan mengenalkan koleksi mereka di Beograd Serbia dan Athena. Ariy Arka yang merupakan mitra binaan PT Pertamina, mengucap syukur kariernya senantiasa didukung, baik gelaran fesyen di tingkat nasional maupun internasional.

Ia yang sukses mengibarkan usaha fesyennya dengan bendera Abee Indonesia, berharap karyanya nanti dapat semakin memperkenalkan kain Indonesia melalui pagelaran busana, serta meningkatkan pariwisata nasional melalui promo fesyen karyanya.

"Ini adalah pengalaman pertama saya di Eropa, tentunya deg-degan. Saya nanti akan membawa 24 koleksi yang menggunakan kain dari Lombok dan Tapanuli. Rancangan saya bergaya street style karena lagi hits," ujarnya.

(kpl/dan/CDP)


Reporter:  

Dadan Deva

↑