Fakta Abimana Aryasatya: Nikah Muda Karena Balas Dendam - Baru Ketemu Ayah di Usia 33

Rahmi Safitri | Rabu, 04 September 2019 14:35 WIB
Fakta Abimana Aryasatya: Nikah Muda Karena Balas Dendam - Baru Ketemu Ayah di Usia 33

Kapanlagi.com - Abimana Aryasatya kini dikenal sebagai pemeran Gundala, salah satu jagoan di Jagad Sinema BumiLangit. Tapi perlu diketahui kalau Abimana ternyata juga seorang yang penuh inspirasi dalam kesehariannya. Baginya keluarga adalah segalanya.

Abimana Aryasatya dan sang istri, Inong, punya empat anak. Anak pertama dan kedua bahkan kini sudah tumbuh remaja. Buat yang belum tahu, Abimana dan istri memang menikah di usia muda 18 tahun lalu.

Banyak kisah unik dari kehidupan Abimana yang bisa membuat kita jadi terinspirasi dan makin kagum padanya. Inilah beberapa fakta tentang sang Gundala yang dirangkum KapanLagi.com dari beberapa sumber, termasuk wawancara terbarunya!

 

 

 

1 dari 8 halaman

1. Alasan Nikah Muda

Alasan Nikah Muda Abimana Aryasatya © Istimewa
Abimana menikah dengan Inong tahun 2001. Saat itu ia masih 19 tahun sedangkan sang istri lebih tua dua tahun darinya. Dalam wawancara dengan Perspektif yang tayang di Metro TV, Abimana ceritakan alasannya kenapa memilih menikah muda.

"Gue menikah bentuk balas dendam gua. Gua mau bilang sama orang-orang, sama ibu gua dan bapak gua bahwa 'Lu nggak bisa bikin keluarga yang bener, gue kasih lihat sama lu'. Gua janji, gua akan bikin anak-anak gua bangga punya bapak gua," kata Abimana.

Awalnya ibunya bilang kalau Abimana terlalu muda. Tapi setelah bisa membuktikan, sang ibu malah respek dengan Abimana.

2 dari 8 halaman

2. Pernah Kerja Serabutan

Pernah Kerja Serabutan Abimana Aryasatya © Indosiar
Abimana mulai berakting di sinetron, tepatnya Lupus saat masih remaja. Ada yang inget nggak? Tapi sebelum itu, ia ternyata pernah kerja sebagai kru film diajak teman dan rela melakukan apapun asal terlibat. Termasuk menyetrika kostum para artis.

"Saya pernah gosokin baju Inneke Koesherawati. Banyaklah. Karena gua tertarik sama proses yang dijalanin," cerita Abimana.

Abimana juga cerita kalau ia pernah mengamen di daerah Kebayoran bersama sahabatnya Jawa, yang kini menjadi anggota Maliq n D'Essentials. 

3 dari 8 halaman

3. Sempat Depresi

Sempat Depresi Abimana bersama Inong dan Satine © instagram.com/inong_ayu
Di usia 27 tahun, Abimana mengaku pernah mengalami depresi di kala dirinya masih serabutan main FTV. Tapi saat itu ia tak sadar dan yang tahu adalah istrinya. Ketika itu, Abimana merasa kalau apapun yang dilakukannya adalah salah dan dunia tidak adil. Setelah itu ia sadar kalau perasaan negatif ini akan berdampak pada anak-anaknya, terutama anak keduanya, Satine. Sampai suatu hari ia bertanya kepada putrinya.

"Gua nanya apa yang dia bahagia. Yang bikin dia bahagia adalah saat ayah bisa sama saya tiap hari. Sesimpel itu," kata Abimana. Ketika itulah ia merasa tersadar, padahal dirinya selalu ada di rumah. "Ada tapi berarti lo nggak ada. Secara badan ada."

Sesudahnya ia pergi ke psikolog. Di saat itu ia tak bisa menuliskan kebaikan diri sendiri tapi dapat menyebutkan keburukan. Intinya Abimana tak kenal dirinya sendiri dan berniat berubah.

4 dari 8 halaman

4. Ganti Nama

Ganti Nama Abimana bersama Inong © instagram.com/inong_ayu
Buat yang mengikuti karir Abimana atau pecinta sinetron era 90-an pasti tahu kalau dia dulu punya nama Robertino. Abimana memang mengganti nama setelah ingin menciptakan diri yang baru. Robertino adalah nama asli. Nama itu diberikan sang ibu dari nama bapaknya, Roberto.

Setelah yakin dengan nama baru, ia meminta istri, anak dan ibu mertua mencari hingga didapatkan Abimana Aryasatya. Asalnya dari bahasa Sansekerta yang berarti ksatria yang membanggakan keluarga.

"Gue jalanin hidup gua sesuai nama itu, sesuai harapan keluarga gua. Yuk kita kerja, yuk kita perbaiki. Yuk kita menjadi orang yang lebih baik."

5 dari 8 halaman

5. Tak Bikin Akta Baru

Meski di dunia entertainment dikenal dengan nama Abimana Aryasatya, ternyata ia tak melakukan ganti akte. Alasannya karena ribet ngurusnya ke pengadilan.

"Akte tetep pakai nama yang lama. Jadi kalau secara surat-surat tetep pakai nama yang lama. Saya bayar pajak, tetep pakai nama lama. Nama baru itu lebih cuma buat gua aja. Kalau buat surat-surat nggak pa-pa. Itu nama pemberian orangtua," cerita Abimana, sambil tertawa.

6 dari 8 halaman

6. Mencari Ayah Kandung Selama Puluhan Tahun

Abimana Aryasatya lahir dari ibunda orang Indonesia dan ayahnya berasal dari Spanyol. Sejak lahir, ia tak pernah tahu seperti apa pria yang menjadi ayahnya. Pernah cari informasi sana-sini hingga ke kedutaan, Abimana pun sempat menyerah untuk bertemu ayah. Tapi berkat sang istri, Abimana akhirnya ketemu sang ayah dan lucunya lewat Facebook di 2016 saat usianya 33 tahun.

"Kebetulan pada waktu itu, hari itu, pagi-pagi dia lagi breakdown mental. Dia lagi di gym kalau nggak salah. Dia bilang, 'Gua suka mikir, anak itu ada alasannya. Orangtuanya mau dia ada namanya, latar belakang jelas, terus gue masih berpikir sampai sekarang kalau nggak ada kalian gue tuh apa ya, gue tuh siapa. Bokap nyokap gue gimana ya memandang gue?' Terus gue hari itu kayak, 'Wah gue udah lama juga nggak ngerjain PR bantu cari'," kenang Inong.

Setelah itu dia buka Facebook dengan berbekal foto lama ayah Abimana saat remaja dengan tempat asalnya, ia pun menemukan sebuah akun milik Roberto Cavelaz. "Dari foto bapak yang kita punya, gue match sama foto yang di Facebook, terus gue screenshot gue kirimin ke Abi. Gue bilang gini, 'Ini dia bukan orangnya?'. Terus dia cuma jawab, 'Iya itu bapak gue'. Padahal dia belum pernah ketemu. Dia insting kali ya," lanjut Inong.

7 dari 8 halaman

7. Baru Ketemu Ayah di Tahun 2016

Baru Ketemu Ayah di Tahun 2016 Abimana bersama ayah © instagram.com/inong_ayu
Setelah mendapat informasi soal keberadaan ayahnya, Abimana meminta izin kepada sang ibu menemui ayahnya di tahun 2016. Meski sempat dilarang, ia memohon agar bisa melihat sang ayah secara langsung. Saat ketemu pun kata Abimana biasa saja seperti dua orang asing.

"Tidak mencoba memberi statement apapun. Manusia ke manusia aja. Tidak ada drama. Bingung dia. Kayak dua orang asing ketemu aja. Tidak kayak di film didramatisir. Dua orang laki-laki duduk, ngobrol, (ada) problem bahasa yang cukup signifikan. Ngobrol kayak orang berkenalan aja."

8 dari 8 halaman

8. Sudah Memaafkan Sang Ayah

Lalu apakah sang ayah minta maaf ke Abimana karena telah meninggalkannya sejak kecil? "Setahu gue nggak sih. Oh gue selalu stop tiap kali dia minta maaf."

Abimana lalu menjelaskan sempat bertemu lagi dengan ayahnya Januari lalu. Kala itu yang mereka bicarakan adalah soal anak-anak Abimana. Sang ayah ingin putranya memberikan yang terbaik kepada cucu-cucunya. Meski sempat ditelantarkan, Abimana masih memaafkan.

"Iya harus (memaafkan). Kalau melupakan mungkin belum," katanya.

(kpl/pit)


Editor:  

Rahmi Safitri

↑