Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Fakta Baru Terungkap, Kakak Nirina Zubir Sebut Surat Kepemilikan Tanah Mendiang Ibunda Hilang Sejak Tahun 2015

Rabu, 18 Mei 2022 09:09 WIB
Fakta Baru Terungkap, Kakak Nirina Zubir Sebut Surat Kepemilikan Tanah Mendiang Ibunda Hilang Sejak Tahun 2015
Fakta Baru Terungkap di Sidang Nirina Zubir © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Kasus mafia tanah keluarga Nirina Zubir masih berlanjut. Dalam sidang kali ini, Fadlan Karim, kakak dari Nirina Zubir, memberikan kesaksiannya.

Dalam persidangan kasus dugaan penggelapan surat tanah dengan terdakwa mantan ART ibunya. Fadlan mengatakan surat tanah milik almarhumah ibunya sudah tak ada di rumah sejak tahun 2015.

"Setahu saya dulu yang mengurus sertifikat itu kakak wanita aku yang tinggal di Malang. Jadi, kakak itu menaruh surat itu koper yang ditaruh di kamar mama," ungkap Fadlan Karim, di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (17/5).

"Kakak saat itu bilang, 'Ma, ini pegang, ya, ini surat-surat penting. Karena, aku ikut suami.' Mama cerita, waktu cek kopernya tahun 2015, kopernya ada, tapi isinya nggak ada," lanjutnya.

1. Percaya pada ART

Gambar

Fadlan juga mengatakan bahwa almarhumah ibundanya itu sudah sangat percaya pada mantan ART-nya, Riri Kasmita. Bahkan Riri rupanya juga punya akses terhadap kos dan kontrakan milik almarhumah.

"Ibu saya sudah sangat percaya (dengan Riri). Jadi, Riri tuh punya kunci rumah, karena kan dia dimintai tolong mengurus kosan," pungkasnya.

2. Jadi Saksi Sidang

Gambar

Fadhlan, Nirina Zubir, dan Rizqullah Ramadhan datang sebagai saksi dari pihak JPU. Dalam sidang dihadirkan pula lima tersangka, yakni asisten ibu Nirina dan suaminya, Riri dan Endrianto, serta tiga notaris, termasuk Faridah.

Riri diduga juga menggelapkan enam sertifikat tanah milik ibunda Nirina. Kerugian yang diderita mencapai Rp 17 miliar.

3. Bantahan Terdakwa

Gambar

Di sisi lain, terdakwa Riri Khasmita membantah bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di rumah Ibunda Nirina Zubir, almarhumah Cut Indria Marzuki. Sanggahan ini diberikan saat majelis hakim minta tanggapannya atas kesaksian kakak Nirina, Fadhlan Karim dalam sidang kasus mafia tanah.

Dalam pengakuannya, Riri Khasmita mengaku tak pernah digaji oleh ibunda Nirina Zubir. Ia menjelaskan hanya dipercaya untuk mengurus kos-kosan milik almarhumah semasa hidup.

"Nggak Yang Mulia, saya tidak pernah bekerja di sana. Saya juga membayar setiap bulan," ungkap Riri Khasmita.

Riri Khasmita juga mengaku kecewa. Pasalnya, ia menilai Nirina Zubir tak menceritakan yang sesungguhnya dalam kesaksiannya ketika sidang.

4. Pegang Semua Uang Kontrakan

Gambar

Usai memberikan kesaksiannya, Nirina pun memberikan tanggapan terkait apa yang di sampaikan Riri Khasmita. Nirina berujar bahwa Riri tak hanya mendapat fasilitas, tapi ia juga memegang semua uang sewa kos dan kontrakan milik almarhumah ibu Nirina Zubir.

"Itu kan sanggahan mereka. Jadi gini, di mana lagi kamu tinggal di Indonesia punya empat kamar yang satu khusus untuk kucingnya, satu untuk pasutri ini dengan AC, dengan segala listrik yang tidak terbatas, yang satu untuk adiknya Nabila, satu adalah ruang setrikaannya," ujar Nirina.

"Dan dia megang semua uang kontrakan," tuturnya.

5. Biar Dibuktikan Pengadilan

Gambar

Saat ditanyakan lebih lanjut, Nirina pun bingung motivasi pihak Riri Khasmita mengatakan bahwa dirinya tak menceritakan hal yang sebenarnya. Baginya, biarlah persidangan yang membuktikan semua kebenaran terkait kasus mafia tanah ini.

"Saya tidak mau mengatasnamakan mereka, biarlah persidangan yang membuktikan ini semua dan besar harapan kami kebenaran akan terlihat dengan sendirinya dengan adanya sidang ini," tutup Nirina Zubir.