'Galaxy Superstar', Cetak Idola Indonesia Berasa K-Pop

Arai Amelya | 25 November 2011, 20:05 WIB
'Galaxy Superstar', Cetak Idola Indonesia Berasa K-Pop
Kapanlagi.com - Tidak harus berkonsep boyband atau girlband seperti yang sekarang sedang ramai di industri musik K-Pop, ajang pencarian bakat Galaxy Superstar yang diadakan stasiun TV Indosiar dan bekerjasama dengan agensi di Korea Selatan, membolehkan peserta dengan konsep duet, trio, maupun penyanyi untuk ikut serta.

"Iya semua bisa, gak harus boyband atau girlband. Bisa duet, trio atau penyanyi. Jadi gak hanya penyanyi dan dance aja. Sejauh ini juri kita pilih yang berkomitmen seperti Pongki Barata dan VJ Marissa. Nanti juga ada juri dari Korea langsung. Meski K-Pop idol itu training sampe 5 tahun, tapi kita memilih 6 bulan mengingat semua orang yang terlibat di belakangnya jadi optimis bisa jadi bintang Asia," papar Sunanto selaku Eksekutif Producer Indosiar.

Sunanto menambahkan, bahwa untuk sistem penilaiannya, Galaxy Superstar tidak akan berpatok pada sms. Karena menjadi satu-satunya pencarian bakat tanpa sms, dirinya yakin yang terpilih adalah yang memang sanggup menjadi bintang Asia.

"Dalam waktu 6 bulan itu akan banyak pengalaman yang didapat selama mereka ikut serta. Jadi kita memang menggabungkan style Korea dan Indonesia. Kalau di Korea memang bisa 5-6 tahun, nah inikan pesertanya sudah banyak yang terbaik. Jadi nanti kita akan membuat idola I-Pop dengan rasa K-Pop, Apalagi pihak Rainbow Bridge juga bisa memberikan training lagi setelah single album selesai dan simple training sebelumnya itu," lanjut Yoon Jae Kwon selaku konseptor acara dari YS Media dan Entertainment Korea.

Senada dengan Jae Kwon, Goo Hee Seok (Marketing YW Entertainment) yang ditemui di perskon kawasan Senayan City, Jumat (25/11) menambahkan bahwa tidak hanya Indonesia yang dipilih.

"Iya, sebetulnya bukan hanya di Indonesia. Banyak negara lain yang dilatih di Korea. K-Pop memang mengguncang Asia, jadi banyak yang training di Korea akan kita jadikan Indonesia Singer World Star," tutup Hee Seok. (kpl/adt/aia)

Editor:  

Arai Amelya