Handika Pratama Buka Cabang Bisnis Kopi Ke-22, Bantu Buka Lapangan Pekerjaan di Masa Pandemi

Senin, 20 September 2021 21:02 WIB
Handika Pratama Buka Cabang Bisnis Kopi Ke-22, Bantu Buka Lapangan Pekerjaan di Masa Pandemi
Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Di masa pandemi yang berkepanjangan ini, banyak sekali bisnis yang collapse karena tak mampu bertahan. Meski faktanya begitu, sebuah langkah yang berani malah diambil oleh Handika Pratama. Ya, artis berusia 34 tahun itu malah rajin melebarkan lahan bisnisnya yang bernama Warkop Naik Kelas.

Terbaru, Handika Pratama membuka outlet cabang usahanya yang ke-22 di Ruko Garden Boulevard Blok S01/50, Citra Raya, Cikupa, Tangerang. Acara grand openigngnya sendiri dilakukan pada Hari Sabtu (18/9) kemarin.

"Aku baru aja grand opening dari mitra kita, bapak Ridwan dan mbak Sisca. Store ini dibuka udah sesuai protokol kesehatan," ungkap Handika ketika ditemui awak media.

"Ini sekitar (cabang) ke-20 atau 22 ya. Kita kan setiap buka cabang pasti banyak persiapan, baru deh grand launching. Saya mau setiap ada grand opening Warkop Naik Kelas berdiri orang-orang sudah tahu," sambungnya.

1. Buka Lahan Pekerjaan di Masa Pandemi

Ketika ditanya mengenai keputusannya untuk melebarkan lahan bisnis di masa pandemi, Handika pun menuturkan alasannya. Selain demi keuntungan pribadi, rupanya Ia ingin membuka lahan pekerjaan bagi orang lain yang terdampak pandemi.

"Aku pengen kita sama mitra lainnya bisa buka lapangan pekerjaan baru, semakin banyak store di buka semakin banyak lapangan pekerjaan baru buat mereka dan buat mitranya sendiri ini bisa jadi side opinion ketika pekerjaan utamanya terganggu," tegas pemain film DEALOVA itu.

"Pandemi ini kan nggak ada yang tau kapan selesainya, tapi kita nggak bisa diem aja," sambung Ridwan selaku salah satu mitra bisnis Handika Pratama.

Handika Pratama bahkan melabeli Warkop Naik Kelas miliknya sebagai bisnis anti pandemi. Alasannya, karena harga yang ditawarkan begitu terjangkau dan sebaliknya bisa memberikan lapangan kerja bagi banyak orang di masa-masa pandemi ini.