Hasil Assessment Keluar, Nunung dan Iyan Sambiran Bakal Direhab

Rezka Aulia | Rabu, 07 Agustus 2019 16:56 WIB
Hasil Assessment Keluar, Nunung dan Iyan Sambiran Bakal Direhab

Kapanlagi.com - Pihak kepolisian Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap hasil dari assessment Nunung Srimulat dan suaminya, Iyan Sambiran terkait kasus narkoba. Dari putusan itu, tim assessment merekomendasikan agar Nunung beserta suami direhabilitasi.

Putusan tersebut itu disampaikan oleh Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP, Jean Calvijn Simanjuntak dalam konfrensi pers di Polda Metro Jaya, Rabu siang (7/08) . Ia mengatakan proses rehabilitasi keduanya akan dilaksanakan sampai selesai.

"Tanggal 24 Juli telah dilalukan asesmen terpadu oleh tim. Tanggal 30 Juli kami terima hasil kesimpulannya untuk merekomendasikan tersangka NN (Nunung) dan JJ (Ian sambiran) untuk dilakukan rehabilitasi medis dan sosial sampai selesai," ungkap Jean Calvin Simanjuntak.

 

 

 

1 dari 2 halaman

1. Akan Rehabilitasi Namun...

Akan Rehabilitasi Namun... © KapanLagi.com/Akrom Sukarya
Meski akan menjalani rehabilitasi, tapi proses hukum terhadap Nunung dan Iyan tetap akan berjalan hingga berkasnya keduanya dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan. Proses rehabilitasi akan dijalankan di LP Polda Metro Jaya.

"Proses penyidikan yang dibangun tim kami masih berjalan, tersangka akan menjalani masa rehabititasi tetap di LP," sambungnya.

2 dari 2 halaman

2. Kekecewaan Anak Nunung

Sebelumnya, Nunung Srimulat ditangkap bersama suaminya, Iyan Sambiran di kediamannya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan narkoba jenis sabu seberat 0,36 gram dan alat hisap serta uang pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 3,7 juta sebagai barang bukti.

Nunung mengakui telah mengonsumsi narkoba sejak 20 tahun lalu. Hal ini membuat kecewa putra sulung Nunung, Bagus Permadi. "Saya kecewa, karena kecolongan saja sih. Bukan kecewa karena mama pakai. Padahal, saya sama mama menginap satu rumah, kok bisa kecolongan," ujar Bagus saat ditemui KapanLagi belum lama ini.

 

(kpl/irf/rna)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑