Influencer Minta Gratisan: Apa Sih Yang Sebenarnya Terjadi?

Tantri Dwi Rahmawati | Senin, 12 Agustus 2019 15:50 WIB
Influencer Minta Gratisan: Apa Sih Yang Sebenarnya Terjadi?

Kapanlagi.com - Penulis: Tantri Dwi Rahmawati
Editor: Mahardi Eka Putra
Reporter: Adi Abbas Nugroho, Fikry Alfi Rosyadi, Nuzulur Rakhmah, Akbar Prabowo Triyuwono, Irfan Kafril, Sahal Fadhli, Adhib Mujaddid, Wulan Noviarina 

Sebuah unggahan tentang seorang influencer minta gratisan risoles untuk acara ultahnya memulai ini semua. Upaya minta gratisan tersebut tidak berbuah hasil. Malah, pengusaha risoles yang bersangkutan membagikan kisahnya tersebut di media sosial. Ramai lah perbincangan seputar para influencer.

Influencer atau bisa disebut Key of Opinion Leader (KOL) adalah para pesohor dalam platform digital seperti Instagram, Twitter, Facebook, atau YouTube. Beberapa indikator yang bisa diamati secara langsung dari mereka adalah jumlah follower dari ratusan ribu hingga jutaan serta konten-konten iklan yang diunggah dalam akun mereka. Ya, para influencer kerap menerima endorsement sebagai bentuk bisnis mereka.

Unggahan seputar influencer risoles di atas mau tidak mau memancing pembicaraan seputar ulah oknum influencer minta gratisan ini. Tidak sekali dua kali ternyata ada influencer yang meminta tiket event atau produk secara gratis dengan imbalan endorse cuma-cuma. Setidaknya ini dialami sendiri oleh salah satu Marketing Director Perusahaan Film yang kami hubungi. “Sempet beberapa orang-orang dengan followers banyak gitu minta diundang ke premiere film,” terangnya.

Tidak hanya meminta produk secara gratis dengan imbalan endorse, beberapa contoh ulah oknum influencer lainnya antara lain mengaku diri influencer meski followernya belum banyak, tidak melakukan kewajiban seperti yang dijanjikan kepada klien, atau bahkan mangkir dari kesepakatan. Khusus untuk kasus yang disebut terakhir, David Nurbianto si juara Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 4 punya sebutan khusus. 

Kalau ada yang begitu, kita harus bilangnya oknum ya. Karena nggak semuanya gitu, banyak juga influencer yang profesional. Dia punya karya dan berkelas lah. Dan sudah terbukti menyukseskan campaign atau brand yang dijual,” ucap pria yang kental dengan logat betawinya ini. Lain David, lain pula Fiani Adila. Sebagai selebgram sekaligus Youtuber berkonten Do It Yourself (DIY), Fiani mengutarakan ia kerap menyaksikan sendiri rekan sesama influencer minta gratisan produk atau jasa. Ia sendiri nggak menyetujui praktik ini.

Aku sering lihat sih maksudnya teman-teman aku juga aku nggak perlu nyebutin namanya, aku merasa kok gitu banget sih. Kalian kan juga besar gara-gara penonton dan followers kalian juga. Kalaupun mau sesuatu sekiranya bisa beli kan beli. Istilahnya kita sama-sama mendukung ekonomi-ekonomi orang Indonesia juga,” terang Fiani.

Meskipun demikian, David menambahkan bahwa sejatinya upaya influencer untuk minta barter itu sah-saja saja. Selama nilai yang ditawarkan juga sepadan serta disepakati oleh kedua belah pihak. “Sekarang sih sah-sah aja ya orang nyari duit. Ya itu tadi bedanya. Macem-macem sih orang sekarang nyari duit atau gratisan. Tapi sebisa mungkin sih menurut gua, lu harus buktiin dulu kalo sosial media lu menarik, banyak followers-nya. Orang suka karena kontennya,” jelas David.

Pedangdut Cupi Cupita yang punya follower 1,7 juta mengaku tidak pernah menawarkan diri meski ia menjalankan medsos untuk bisnis sebagai influencer. “Intinya gua memang menjadikan sosial media gua sebagai bisnis. Yang kedua, gua tidak pernah menawarkan diri brand atau ke siapapun untuk memakai jasa gua sebagai influencer. Yang ada gua menerima tawaran. Jadi bukan gua yang minta,” terangnya.

Cupi bahkan merasa bahwa followersnya cuma titipan yang bisa hilang kapan saja. Ia sampai enggan menyebut diri sebagai influencer. “Karena gua ngerasa bikin Twitter gratis, bikin Instagram gratis, followers gua juga cuma titipan, bisa kapan aja pergi, gua nggak sepede itu untuk jualan jasa sebagai influencer gitu. Makanya di bio gue juga nggak nyebut sebagai influencer gitu, sebagai public figure aja,” lanjut wanita 27 tahun ini.

 

 

 

 

1 dari 0 halaman

(kpl/dka/abs/far/rhm/tdr/aal/irf/apt/phi)


↑