Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ingin Tenang Jelang Lahiran Anak Pertama, Aurel Hermansyah Maafkan Savas Fresh

Selasa, 09 November 2021 21:15 WIB
Ingin Tenang Jelang Lahiran Anak Pertama, Aurel Hermansyah Maafkan Savas Fresh
Aurel dan Atta Halilintar kala pemotretan © instagram.com/aurelie.hermansyah

Kapanlagi.com - Pasangan selebritis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah sepakat untuk menutup masalahnya dengan Savas Fresh, melalui jalur perdamaian. Diketahui Atta Halilintar dan istrinya, Aurel Hermansyah baru saja mencabut laporan atas Savas Fresh terkait pencemaran nama baik dan fitnah.

"Namanya juga kita kan manusia. saya juga kan lagi mengandung, sempet. ibunya sempet ke depan rumah. Cuma karena kita lagi berhalangan enggak bisa. Dan memang Savas juga udah mengakui kesalahannya. Kita juga, ya udah lah," kata Aurel di Polda Metro Jaya, Selasa (9/11/2021).

"Kemaren setelah kita omongin berdua, kita cari jalan tengah yang terbaik. Kalo dia mengakui kesalahannya ini bisa menjadi baik, manusia Allah kan pemaaf masa kita enggak. Jadi ya udah," tambah Aurel.

1. Aurel Ingin Tenang

Gambar

Tak cuma itu, salah satu alasan mau memaafkan Savas Fresh lantaran Aurel ingin tenang menjalani proses lahiran beberapa bulan lagi. Mengingat usia kandungan Aurel sudah masuk tujuh bulan.

"Pastinya pengen tenang menuju proses persalinan, sehat juga insya Allah," kata Aurel.

Dalam kesempatan yang sama, Atta Halilintar menjelaskan, memaafkan Savas Fresh bukan berarti setiap orang yang melakukan niat jahat selalu dimaafkan. Namun, ini menjadi salah satu ketegasan Atta Halilintar kepada netizen.

"Ini bukan berarti kalo ke depannya ada yg ngelakuin kayak gini itu bisa dimaafin juga gitu ya mungkin kalo ke depannya ada kayak gini lagi kita lebih tegas lagi daripada sekarang," kata Atta Halilintar.

"Karena itu harus dijaga lah mentality istri yang lagi hamil karena berbulan-bulan jadi stres kena mentalnya, psikis itu kan udah gak sehat. Jadi kalo ada yg begini lagi ke depannya insya Allah kita harus lebih tegas lagi," tutup Atta Halilintar.