Ini Alasan Ahmad Dhani Ditempatkan Dalam Kamar Berisi 11 Orang di Rutan Cipinang

Rahmi Safitri | Kamis, 13 Juni 2019 16:45 WIB
Ini Alasan Ahmad Dhani Ditempatkan Dalam Kamar Berisi 11 Orang di Rutan Cipinang

Kapanlagi.com - Ahmad Dhani kini harus tinggal di balik jeruji besi. Sidang pamungkas Ahmad Dhani atas kasus pencemaran nama baik akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (11/6/2019). Majelis hakim memvonis Ahmad Dhani dengan hukuman 1 tahun penjara. Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan tim Jaksa Penuntut Umum yang mengajukan 1 tahun 6 enam bulan.

Kepala Rutan (Karutan) Cipinang, Oga Darmawan, memberikan keterangan terkait Dhani. Ia mengaku sudah menerima berkas lengkap dan sedang melakukan pengecekan. Pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada Dhani dengan dokter rutan.

"Dalam keadaan sehat, masih dilakukan pemeriksaan dokter Rutan. Kemudian untuk berkas- berkas semua lengkap. Ternyata yang bersangkutan di Surabaya kan menyatakan banding. Perkara di Jakarta masih dalam proses kasasi. Jadi kita menunggu proses tersebut sampai dengan inkrah," ujar Oga saat ditemui di di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (13/6/2019).

1 dari 3 halaman

1. Satu Ruangan 11 Orang

Oga menyatakan tidak ada perlakuan khusus yang akan diterima oleh Dhani. Sebagai sosok publik figur, pihak rutan sudah melakukan pertimbangan termasuk memberikan tempat yang dianggap terbaik untuk suami Mulan Jameela itu.

"Semua sama, karena kami kapasitas 1.100 sekarang Rutan Klas 1 Cipinang dihuni 4.326 orang. Otomatis malah kekurangan tempat jadi tidak perlakuan khusus, semua sama. Nanti yang bersangkutan kita taruh di Blok Barito lantai 3, satu kamar isinya sekitar 11 orang. Sudah tidak di pengenalan lingkungan lagi karena pada waktu masuk pertama kali di Rutan Cipinang dulu kan sudah melaksanakan masa orientasi (sebelum dipinjam Rutan Medaeng, Jatim)," kata Oga.

2 dari 3 halaman

2. Alasan Penempatan Dhani

Alasan Penempatan Dhani Ahmad Dhani © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Oga lalu menjelaskan kenapa Dhani ditempatkan di Blok Barito. Selain sebagi publik figur, pertimbangan lainnya adalah perbedaan pandangan politik. Jadi yang satu ruangan bersama Dhani, berasal dari golongan biasa saja seperti pencuri, pelaku perselingkuhan, dan lainnya yang tidak memiliki potensi menimbulkan konflik.

"Tentunya seorang publik figur, kemudian juga beliau punya latar belakang politik ya. Tentunya jangan sampai di dalam satu kamar itu ada yang berbeda pandangan sehingga nanti menimbulkan gejolak. Percikan sedikit saja bisa membuat permasalahan ya, apalagi dengan kondisi saat ini 4.326. Para petugas keamanan dan para kasie sangat berhati-hati sekali jangan sampai ada percikan kecil sehingga melibatkan massa yang bisa memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di rutan," jelasnya.

3 dari 3 halaman

3. Tetap Dipantau

Dhani juga tidak akan dijaga ketat. Hanya saja, ia akan tetap dipantau agar tidak terjadi apa-apa selama di rutan. Lalu apakah Dhani mengeluh dengan kondisi kamarnya?

"Ya itu sudah kita perhitungkan bahwa nanti menempati kamar satu kamar yang tidak perokok. Jadi karena beliau menderita penyakit asma, di latar belakang sebelumnya pasti kita taruh dengan teman-teman yang tidak merokok jadi bebas asap rokok lah," pungkasnya.

(kpl/apt/pit)


↑