Ini Alasan Krusial Maia Estianty Tolak Dul Jaelani Gabung di Labelnya

Sanjaya Ferryanto | Sabtu, 01 September 2018 07:15 WIB
Ini Alasan Krusial Maia Estianty Tolak Dul Jaelani Gabung di Labelnya

Kapanlagi.com - Putra Ketiga Maia Estianty bernama Dul Jaelani baru saja merilis single komersil bertajuk Taklukan Dunia. Uniknya, lagu tersebut tidak berada di bawah naungan label Le Moesiek milik Maia Estianty.

Sejak tahun 2016 silam, Maia secara sengaja tidak memperbolehkan Dul merilis karya di labelnya. Hal tersebut agar anaknya mengetahui proses menjadi seorang musisi sesungguhnya.

"Dulu saya tolak karena mau dia mandiri. Karena namanya anak, kalau kita pegangi terus, kapan lepasnya? Jadi harus kita lepas biar dia tahu dunia sesungguhnya, biar dia tahu medannya harus gimana, biar dia lebih tahu," tutur Maia ditemui di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

1 dari 3 halaman

1. Dul Penerus Orangtua

Sebagai orang yang tumbuh besar dalam industri musik, Maia Estianty dan Ahmad Dhani bangga Dul memilih jalannya menjadi musisi. Setidaknya, ada satu anak yang meneruskan karir bermusik setelah orangtuanya pensiun. Seperti diketahui Dhani kini memutuskan untuk fokus berpolitik, sementara Maia berbisnis.

"Mungkin satu-satunya anak saya yang berprofesi menjadi musisi itu cuma Dul. Paling tidak kita happy, ada satu anak yang meneruskan bakat kedua orangtuanya setelah pensiun di musik, ada penerusnya," ucap Maia.

2 dari 3 halaman

2. Dul Tak Lanjutkan Kuliah

Dul Tak Lanjutkan Kuliah Maia Estianty © Kapanlagi/Bayu Herdianto
Demi serius menjadi musisi, Dul Jaelani memilih untuk tidak kuliah. Menurutnya ada sesuatu yang harus didahulukan ketimbang sekolah. Beruntung kedua orangtua mendukung keputusan itu.

"Orang selama ini berpikir bahwa pendidikan serta merta sekolah, padahal dengan dia bermusik, ketemu musisi, partner-partner di bidangnya, itu dia udah sekolah. Justru lebih mahal ketemu orang yang berpengalaman dibanding baca buku," cetus Maia.

Pelantun tembang Teman Tapi Mesra ini melanjutkan, "Ada partner saya seorang pengusaha, dia nggak pernah sekolah tinggi, cuma lulusan SMA, tapi sekarang kaya raya. Jangan jadikan patokan kalau sekolah nomor satu, tidak. Yang penting dia bertemu dengan orang-orang yang pintar, orang-orang yang capable di bidangnya, ketemu arranger, musisi top Indonesia, itu udah sekolahnya dia," tegasnya.

3 dari 3 halaman

3. Menjadi Musisi Itu Pilihan

Maia Estianty tak ingin Dul seperti dirinya yang memiliki ijasah S1 tapi tidak digunakan lantaran pilih menjadi musisi. Karena hidup adalah pilihan, dan sekarang Dul memilih fokus bermusik.

"Dulu saya bukan sekolah musik, sekolah jauh-jauh ke UI malah jadi musisi. Jadi ijazah saya nggak kepakai. Itu pilihan. Emang nggak bisa dijadikan patokan sih; Banyak orang sekolah kerja jadi pegawai aja, banyak orang nggak sekolah jadi pengusaha. Tapi kita sebagai manusia harus mempersiapkan bekal untuk hidup kita full penuh. Nggak boleh asal kepikiran nggak mau sekolah, atau kepikiran asal sekolah bisa sukses, nggak gitu juga," tandasnya.

(kpl/abs/frs)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑