Ini Pengakuan Dewi Sanca Terkait Foto Segepok Uang di Instagramnya

Ahmat Effendi | 05 September 2017, 16:15 WIB
Ini Pengakuan Dewi Sanca Terkait Foto Segepok Uang di Instagramnya

Kapanlagi.com - Sempat mengupload foto segepok uang dan perhiasan mewah, pedangdut Dewi Sanca kini diperiksa oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri. Pihak berwajib menduga uang dan perhiasan yang didapat Dewi Sanca ada hubungannya dengan kasus korupsi di Kabupaten Intan Jaya, Papua.

"Dewi sanca dilakukan pemeriksaan terkait dugaan kasus korupsi di Kabupaten Intan Jaya," kata Kasubdit III Dittipikor Bareskrim Polri, Kombes Cahyono Wibowo seperti dilansir merdeka.com, Senin (4/9).

Setelah proses pemeriksaan tersebut, Dewi Sanca sempat memberikan keterangan. Bagi Dewi pemeriksaan tersebut hanya sekedar klarifikasi saja. "Saya hanya klarifikasi soal foto," ujar Dewi usai diperiksa di kantor Dittipikor Bareskrim Polri di gedung Ombudsman RI, Jakarta, Senin (4/9).

Terkait foto uang yang diunggahnya, Dewi Sanca menyebutnya berasal dari google. Ia pun membantah uang itu merupakan pemberian Bupati Intan Jaya yaitu Natalis Tabuni. Di sisi lain kuasa hukum Dewi Sanca mengakui bahwa artis itu dipanggil terkait dugaan penggunaan APBD 2015-2016 di Kabupaten Intan Jaya.

"Iya, itu foto bukan uang saya atau uang Bupati Intan Jaya. Saya boleh ambil dari google," jelasnya.

Dewi Sanca diperiksa karena diduga menerima uang dari hasil korupsi di Kabupaten Intan Jaya. ©KapanLagi.comDewi Sanca diperiksa karena diduga menerima uang dari hasil korupsi di Kabupaten Intan Jaya. ©KapanLagi.com

Kuasa Hukum Dewi membantah uang yang didapat artisnya berasal dari APBD. Apalagi karena pedangdut tersebut baru mengenal Bupati Intan Jaya pada bulan Agustus silam.

"Kan anggaran 2015-2016, tapi Dewi Sanca kenal Bupati Intan Jaya ini Agustus, jauh waktunya. Ketemu waktu makan, namanya juga artis kan," jelas Herwanto, pengacara Dewi Sanca.

Dewi Sanca kerap mengunggah foto dengan sebutan Papap yang kabarnya diarahkan kepada Bupati tersebut. Meski demikian, pengacara tersebut menyatakan kliennya hanya sebatas rekan kerja dengan pejabat tersebut. Dewi memang sempat diminta untuk bernyanyi di Kabupaten Intan Jaya dalam acara Agustusan namun batal.

"Iya, Dewi kenal profesional aja. Diminta nyanyi tapi ya nggak jadi, udah keburu ramai. Kemari (Dittipikor) juga karena dipanggil," katanya.

(mdk/sjw)

Editor:  

Ahmat Effendi

Join Kapanlagi.com
↑