Ini Pesan Terakhir Almarhum Yon Koeswoyo, Bakal Dimakamkan Besok

Ahmat Effendi | 05 Januari 2018, 19:15 WIB
Ini Pesan Terakhir Almarhum Yon Koeswoyo, Bakal Dimakamkan Besok

Kapanlagi.com - Musisi legendaris Indonesia, Yon Koeswoyo meninggal dunia hari ini karena komplikasi penyakit yang dideritanya. Sebelum meninggal, ternyata almarhum sempat memberikan pesan kepada keluarganya. Selama ini keluarga Koeswoyo dikenal sebagai keluarga besar yang terdiri dari banyak anggota.

"Ya pokoknya kita harus rukun-rukun aja, kompak. Kita second gen (Koes Plus) latihannya di sini," ujar Geri, anak pertama Yon Koeswoyo saat dijumpai di rumah duka, kawasan Pamulang, Tangerang, Jumat (5/1).

Koes Plus yang digawangi oleh Yon Koeswoyo memang dibentuk bersama anggota keluarganya. Bahkan dulunya band ini sempat diberi nama Koes bersaudara. Selama hidupnya almarhum Yon dikenal sebagai sosok yang penuh semangat dalam setiap aktivitasnya.

"Alhamdulillah kebetulan saya yang menemani ayah selama waktu-waktu terakhir. Kewajiban saya sebagai anak. (Sosok ayah) Penyabar, secara tidak langsung melatih kami supaya bersabar dan kompak tanpa emosi. Secara tidak sadar mengajarkan saya dan adik-adik saya. Buktinya meskipun lagi sakit tetap aja semangat," tuturnya.

Yon Koeswoyo meninggal dunia pagi ini. Cr: KapanLagi.com/Agus ApriyantoYon Koeswoyo meninggal dunia pagi ini. Cr: KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Almarhum Yon Koeswoyo sebelumnya sempat begitu bahagia mendengar kabar Koes Plus generasi kedua bakal menggelar konser besar di bulan Februari 2018 mendatang. Namun sayang almarhum telah dipanggil lebih dahulu menghadap Tuhan YME.

"(Meninggal) Habis subuh, jam 5an lebih. Sudah dibilang nggak ada, karena saya nggak yakin saya bawa ke rumah sakit dulu," ujarnya.

Meski meninggal dunia pagi ini, almarhum Yon Koeswoyo tidak langsung dimakamkan. Hal ini demi menunggu salah satu putra dalam keluarga tersebut untuk pulang dari luar kota. Bersama Koes Plus, Yon berhasil menelorkan banyak lagu populer seperti Kolam Susu, Diana hingga Mari Mari.

"(Rencana dimakamkan) Besok, karena David masih di Raja Ampat. Saya sebagai yang tertua saya pengin nunggu David," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:  

Sahal Fadhli