Inilah 4 Karya Hebat BJ Habibie di Dunia Penerbangan yang Harumkan Nama Indonesia

Kistin Septiyani | Rabu, 11 September 2019 21:01 WIB
Inilah 4 Karya Hebat BJ Habibie di Dunia Penerbangan yang Harumkan Nama Indonesia

Kapanlagi.com - Berita duka datang dari pesohor tanah air. Presiden Republik Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie atau yang lebih akrab disapa BJ Habibie menghembuskan nafas terakhirnya pada Rabu (11/9/2019).

Kepergian sosok berpengaruh di Indonesia ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi banyak orang. Pasalnya, selama hidupnya, BJ Habibie telah memberikan banyak kontribusi untuk Indonesia dan dunia dengan karya-karyanya.

Mengutip Merdeka.com, berikut ini adalah empat karya BJ Habibie yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di mata dunia.

 

1 dari 4 halaman

1. Pesawat R80

Pesawat R80 ©Merdeka.com
BJ Habibie memang dikenal sebagai seorang perancang pesawat yang sangat baik. Salah satu rancangan pesawat buatannya yang menjadi perbincangan hangat adalah Pesawat R80. Pesawat ini merupakan hasil pengembangan dari rancangan pesawat N250 yang juga dibuat oleh suami Ainun Habibie ini.

Berbeda dengan pesawat terbang pada umumnya, R80 dirancang sedemikian rupa hingga memiliki pengamanan dan sistem keselamatan yang sangat tinggi bagi para penumpangnya. Tak hanya itu, R80 juga dilengkapi dengan teknologi fly by wire yang memungkinkan pengendalian pesawat melalui sinyal elektronik.

Karya besar BJ Habibie ini dirancang dan dikembangkan olah PT Regio Aviasi Indonesia, perusahan perancangan, pengembangan, dan manufaktur pesawat terbang yang didirikan oleh BJ Habibie dan sang putra sulung, Ilham Akbar Habibie. Pesawat R80 rencananya akan melakukan uji coba penerbangan pertamanya di Bandar udara Internasional Kertajati, Jawa Barat yang kini masih dalam proses pembangunan. Sayangnya, sebelum sempat diuji coba, sang perancang telah berpulang.

2 dari 4 halaman

2. Pesawat N250

Pesawat N250 ©Merdeka.com
Sebagaimana telah disebut sebelumnya, Pesawat N250ini merupakan rancangan awal dari R80. Pesawat ini mulai penerbangan perdananya pada tahun 1995 di bawah pengembangan dan produksi Industri Pesawat Terbang Nurtanio, atau yang kini lebih dikenal dengan nama PT Dirgantara Indonesia.

Pesawat penumpang sipil rancangan BJ Habibie ini, menjadi primadona di IPTN pada masa itu. Sayangnya karena mengalami krisis ekonomi, pada 1997 silam produksi pesawat N250 terpaksa dihentikan.

Pesawat ini sempat akan diproduksi kembali usai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan persetujuan. Namun karena tingginya biaya produksi dan faktor lainnya, pesawat ini gagal diproduksi secara masal.

3 dari 4 halaman

3. Turut Rancang C-130 Hercules

Turut Rancang C-130 Hercules ©Merdeka.com
Membicarakan karya BJ Habibie memang tak akan pernah ada habisnya. Selain merancang pesawat R80 dan N250, bapak teknologi Indonesia ini juga berperan penting dalam perancangan pesawat angkut militer TRANSALL C-130.

Pesawat ini mungkin menjadi salah satu pencapaian besar BJ Habibie di bidang penerbangan. Pasalnya kehebatan dari pesawat ini diakui oleh dunia. Lebih dari 50 negara menggunakan pesawat militer ini. Pesawat tersebut kini telah memiliki lebih dari 40 model dengan berbagai macam fungsi.

4 dari 4 halaman

4. Berkontribusi dalam Dornier Do 31

Berkontribusi dalam Dornier Do 31 ©Merdeka.com
BJ Habibie ternyata juga memiliki andil yang cukup besar dalam perancangan pesawat Dorier Do 31. Pesawat ini merupakan jet transportasi eksperimental milik Jerman Barat.

Pesawat ini dirancang untuk memenuhi spesifikasi NATO. Namun karena tingginya biaya produksi dan masalah teknis lainnya, proyek dari Dornier Do 31 ini dibatalkan. Meski begitu, nama BJ Habibie masih terdaftar sebagi penyumbang ide dalam rancangan tersebut.

(kpl/mdk/TIN)


Editor:  

Kistin Septiyani

↑