Irwansyah Bantah Gelapkan Dana Perusahaan, Zaskia Sungkar Jelaskan Soal Aliran Dana

Tyssa Madelina | Minggu, 20 Oktober 2019 10:45 WIB
Irwansyah Bantah Gelapkan Dana Perusahaan, Zaskia Sungkar Jelaskan Soal Aliran Dana

Kapanlagi.com - Irwansyah ditemani istrinya, Zaskia Sungkar menggelar jumpa pers untuk mengklarifikasi segala tudingan yang dialamatkan kepadanya. Ia tak mau permasalahannya menjadi simpang siur dan membuat imejnya sebagai publik figure buruk lantaran dituduh telah menggelapkan dana perusahaan.

Sebelum ke pokok persoalan, Zaskia Sungkar menjelaskan bila PT. Bandung Berkah Bersama (Bandung Makuta), bukan hanya didirikan Irwansyah bersama Medina Zein saja. Melainkan juga ada beberapa nama pemegang saham lainnya, termasuk dirinya.

"Saya bicara di sini karena saya juga komisaris dan pemegang saham (di PT. Bandung Berkah Bersama). Ada enam pemegang saham yaitu Irwansyah, Zaskia Sungkar, Laudya Chintya Bella, Fitrah, Hafiz dan Medina Zein. Medina Zein punya saham 20 persen, sedangkan pemegang saham tertinggi adalah Bella," ujar Zaskia Sungkar.

1 dari 2 halaman

1. Jelaskan Soal Aliran Dana

Lanjut ke pokok perkara, Zaskia Sungkar membantah segala tuduhan Medina Zein yang dialamatkan kepada suaminya. "Tuduhan kepada Irwansyah atas penggelapan, penipuan adalah salah dan bohong. InsyaAllah kami bisa membuktikannya dan bukti itu nanti kami serahkan ke pihak berwajib, enggak bisa kami kasih di sini," ujar Zaskia Sungkar.

Soal aliran dana perusahaan PT Bandung Berkah Bersama yang mengalir ke rekening pribadi Irwansyah dan ke Jannah Corp, perusahaan Irwansyah lainnya, sebagaimana yang dipersoalkan Medina, Zaskia coba menjelaskan.

"Soal ada aliran masuk ke Irwan 10 juta selama 4 kali, perlu dicatat bukan 2 miliar ya. Perlu diketahui juga itu bukan gaji dan permintaan Irwan sebagai komisaris. Irwan juga tidak pernah menyuruh direktur utama mentransfer itu sebagai gaji, meski memang ada beberapa komisaris gajinya yang angkanya segitu," kata Zaskia Sungkar.

"Poin yang kedua soal aliran dana ke Jannah Corp. (Dana) itu untuk membayar gaji karyawan (PT. Bandung Berkah Bersama) yang ada di Jakarta dan itu sudah diketahui pemegang saham lainnya selain Medina," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

2. Medina Zein Walk Out Saat Rapat

"Medina saat itu tidak tahu karena walk out saat rapat umum pemegang saham. Qadarallah dia lagi ada ujian, waktu itu travelnya ketahan, gak bisa berangkat jamaahnya, jadi kami memaklumi kalau dia walk out dari rapat, karena ada urusan, sebagai teman juga kita kasihan. Artinya gini, kalau dia gak setuju, kita terima, tapi jangan lupa, 80 persen pemegang saham di sini semua sepakat untuk adanya iuran biaya gaji karyawan Makuta di Jakarta," tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Irwansyah dilaporkan Medina Zein ke Polrestabes Bandung, Jumat 18 Oktober 2019 dengan dugaan Irwansyah telah menggelapkan dana perusahaan dengan total uang hampir 2 miliar rupiah. Pasal yang disangkakan kepada Irwansyah adalah Pasal 372 dan 374 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

(kpl/dan/tmd)


Reporter:  

Dadan Deva

↑