Ivan Gunawan Diperiksa Polisi Karena Kasus Klinik Kecantikan Bermasalah

Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 07 Desember 2019 10:38 WIB
Ivan Gunawan Diperiksa Polisi Karena Kasus Klinik Kecantikan Bermasalah

Kapanlagi.com - Ivan Gunawan diperiksa polisi karena kasus sebuah klinik kecantikan yang bermasalah. Ia berstatus sebagai saksi karena pernah menjadi pasien di klinik kecantikan tersebut.

"Jadi saya hari ini diminta kehadiran untuk memberikan kesaksian. Yang mana telah tertangkap dua oknum pemilik klinik kecantikan tersebut. Saya waktu itu tahun 2016 pernah menggunakan jasanya untuk membentuk lipatan mata," ujar Ivan ketika ditemui di Polres Jakarta Utara, Jumat, (6/12).

Meski harus menghadap polisi untuk menjadi saksi, namun Ivan bersyukur. Sebagai seorang publik figur, ia merasa harus memberikan peringatan agar orang-orang yang ada di dekatnya dan juga masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan tindakan medis demi kecantikan.

1 dari 3 halaman

1. Pelajaran

Pelajaran © KapanLagi.com/Budy Santoso
Kasus klinik kecantikan yang bermasalah ini membuat Ivan lebih hati-hati dalam melakukan perawatan. Sekarang ia lebih teliti sebelum memilih klinik tertentu.

"Saya ngecek dulu, surat izinnya ada nggak, dokternya oke nggak. Pengalaman jam terbangnya gimana. Karena itu jadi pelajaran yah. Karena di bidang medis, orang yang profesional dan apapun itu, kalau tidak punya izin praktik, saya rasa memang harus dihindari. Karena kalau terjadi sesuatu dalam diri kita, tidak ada pengaduan," ujarnya.

2 dari 3 halaman

2. Bukan Endorse

Polisi memeriksa Ivan Gunawan sebagai saksi bukan karena ia mendapatkan endorse dari klinik tersebut. Melainkan karena ia pernah menjadi pasien di sana.

Ketika melakukan perawatan untuk membentuk lipatan mata sekitar 3 tahun lalu, Ivan mengeluarkan uang dari koceknya sendiri. Total ia habis sekitar Rp 9 juta untuk melakukan perawatan itu.

Ia sendiri tidak mengalami masalah setelah melakukan perawatan. Meski pada akhirnya ia tahu bahwa kliniknya bermasalah setelah ia melakukan perawatan.

"Makanya saya kaget, kok baru ketangkep sekarang. Saya aja sudah lupa bagaimana buatnya dan segala macam," terangnya.
3 dari 3 halaman

3. Tak Merasa Rugi Jadi Saksi

Tak Merasa Rugi Jadi Saksi © KapanLagi.com/Daniel Kampua
Meski demikian, Ivan tidak merasa rugi walaupun sekarang harus meluangkan waktu menjadi saksi. Ia menilai bahwa statusnya sebagai publik figur yang membuatnya ikut bertanggungjawab karena banyak orang yang pergi ke klinik tersebut lantaran melihat hasil yang terjadi kepada dirinya.

"Saya nggak merasa dirugikan, karena antara kepolisian dan masyarakat harus bekerjasama menyangkut masalah ini. Apabila masyarakat membantu kepolisian, pastinya tidak akan terjadi klinik-klinik tidak jelas. Satu tempat yang bisa meresahkan masyarakat," kata Ivan.

(kpl/apt/phi)


↑