Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Jadi Founder Piercing Indonesia, Ini Saran Niyo Nano Band Kalau Mau Coba Tindik

Sabtu, 31 Juli 2021 20:00 WIB
Jadi Founder Piercing Indonesia, Ini Saran Niyo Nano Band Kalau Mau Coba Tindik
Niyo Nano Band © Kapanlagi.com/Matias Purwanto

Kapanlagi.com - Nama Niyo dikenal sebagai vokalis dari Nano Band. Namun, tidak banyak yang tau kalau dirinya juga merintis sebuah bisnis sejak lama. Bisnis yang dipilih pun berbeda dengan kebanyakan artis lain.

Ya, Niyo membangun sebuah bisnis jasa piercing sejak tahun 2015. Ia mendirikan Piercing Indonesia yang memulainya dengan menjual perhiasan dan pernak pernik piercing.

"Namun karena permintaan pasang piercing semakin banyak akhirnya memutuskan untuk serius mempelajari prosedur piercing secara otodidak," kata Niyo, sebagai founder Piercing Indonesia kepada wartawan belum lama ini.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

Dibanding beberapa tahun silam, belakangan ini piercing memang sudah menjadi sebuah gaya hidup khususnya bagi anak muda. Piercing bisa menjadi pilihan eksperimen yang cocok karena tidak sedrastis atau sepermanen tato.

1. Persiapan Sebelum Piercing

Gambar

Namun, meskipun tindik menarik mungkin kalian masih belum siap dengan segala risikonya. Bisa jadi karena takut pada jarum, khawatir akan rasa sakit, atau cemas terkait hal lain.

Niyo pun menjelaskan hal-hal yang perlu disiapkan jika memutuskan untuk piercing.

"Pertama soal anatomi. Mempelajari anatomi setiap orang itu penting, karena setiap orang memiliki ciri khas dan keunikan sendiri. Kedua adalah budget, Siapkan uang yang akan kamu keluarkan untuk membayar jasa penindik professional. Ketiga tidak disarankan untuk mendapatkan lebih dari dua tindikan sekaligus," jelas Niyo.

"Keempat adalah soal kualitas perhiasan. Karen kualitas perhiasan yang buruk dapat memperpanjang atau memperlama proses penyembuhan. Terakhir yakni memilih piercer atau penindik yang tepat. Penting buat kamu untuk menemukan piercer yang hebat. Mereka akan membantu kamu memilih dan menyarankan apa yang sesuai dan boleh dipakai atau larangan apa saja yang perlu dihindari," lanjut Niyo menjelaskan.

2. Mulai Bisnis Dari Nol

Gambar

Bukan hal mudah bagi Niyo untuk menjalankan bisnisnya ini. Ia harus banyak mencari tahu dari banyak sumber soal bisnis dan ilmu piercing. Seiring berjalannya waktu dan semangatnya, kini Niyo sudah mulai bisa menikmati apa yang ia perjuangkan sejak lama.

"Sulit banget pada awalnya, karena nggak punya mentor di bisnis ini. Semua belajar sendiri otodidak, ikut seminar, maksain baca buku walaupun sebenarnya aku nggak suka baca. Tiga tahun pertama itu masa-masa tersulitnya. Puji syukur sekarang sudah bisa mulai menikmati hasilnya, dan piercing jadi passion baruku, ngalahin musik," kata Niyo.

Niyo yang kini lebih fokus menjalankan bisnisnya mulai mencoba untuk membuka banyak cabang. Sejak 2019 dia sudah membuka studio piercing profesional pertama di Bandung. Kini menyusul untuk cabang Jakarta, Surabaya, dan Bali.

"Sekarang sedang persiapan buka cabang ke-5 di Yogyakarta," tutup Niyo.